Selasa, 30 November, 2021

Kontingen DKI Gagal di PON, Komisi E Tagih Janji Ketua KONI

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, mengatakan kalau komisi yang dipimpinnya akan segera melakukan pemanggilan terhadap KONI DKI Jakarta. Pemanggilan tersebut terkait kontingen Jakarta yang gagal meraih juara umum di PON XX Papua.

“Ya, kami akan mengagendakan pemanggilan pengurus KONI DKI. Insya Allah secepatnya,” ujar Iman, kepada MONITOR, Selasa (19/10).

Kata Iman, pemanggilan tersebut tentunya berkaitan dengan kegagalan KONI DKI Jakarta dalam meraih juara umum di PON Papua, mengingat Ketua dan Pengurus KONI selalu menjanjikan bisa menjadi juara umum dengan anggaran yang mereka ajukan untuk persiapan dan keberangkatan menuju PON.

“Jadi begini, dalam beberapa kali rapat dengan kami di Komisi E, KONI DKI selalu meminta agar kami, tidak melakukan pengurangan atau pemotongan terhadap anggaran PON yang mereka ajukan. Mereka menjanjikan anggaran yang mereka ajukan bisa membawa DKI Jakarta sebagai juara umum. Faktanya yang menjadi juara umum di PON Papua adalah Kontingen Jawa Barat (Jabar). Ini salah satu yang kami tanyakan langsung kepihak KONI Jakarta nanti,” terang Iman.

- Advertisement -

Apalagi kata politisi Partai Gerindra ini, anggaran yang digunakan KONI DKI Rp 410 miliar jauh lebih besar dibanding anggaran yang digunakan KONI Jabar, kurang lebih hanya sekitar Rp 256 miliar. Namun KONI Jabar bisa memperoleh juara umum.

“Ini kan jadi aneh. Katanya dengan anggaran besar bisa mudah meraih juara umum, buktinya mana,” tegas Iman.

Kata Iman, dalam pemanggilan terhadap KONI Jakarta, Komisi E pun akan tetap
mempertanyakan komitmen Ketua KONI DKI Djamhuron P. Wibowo, yang menjanjikan akan mundur dari jabatan Ketua KONI kalau tak bisa membawa pulang juara umum ke Jakarta.

“Perlu digaris bawahi, kami tidak pernah meminta Ketua KONI DKI Jakarta mundur ya. Kami menagih janjinya, yang mengatakan akan mundur ketika tak berhasil membawa DKI Jakarta sebagai juara umum. Nah sekarang janji itu mau kami tanyakan,” imbuhnya.

Sementara itu, terpisah Ketua KONI Jakarta Djamhuron P. Wibowo, mengaku tak pernah menjanjikan apapun di hadapan Komisi E DPRD DKI Jakarta. Salah satunya terkait soal dirinya yang akan mundur ketiga gagal membawa kontingen DKI gagal menjadin juara umum PON XX Papua.

“Saya tidak pernah menjajikan mundur, yang benar adalah kepengurusan saya di KONI Jakarta selesai tahun ini,” terangnya.

Menyinggung soal laporan pertangujawaban, dijawab Djahuron, pihaknya sedang menyusunnya dan dalam waktu dekat akan dilaporkan.

“Soal laporan pertanggungjawaban, saya sedang persiapkan semuanya. Dan laporan pertangungjawaban tersebut tak hanya soal penyelenggaraan PON Papua saja, melainkan laporan seluruh kegiatan yang pernah dilakukan KONI DKI,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER