PEMERINTAHAN

Rektor IPB: BPN Harus Bisa Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Pangan

Rilis Kementan, 17 Oktober 2021
Nomor : 945/R-KEMENTAN/10/2021

MONITOR, Bogor – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria mengingatkan peran yang harus diemban Badan Pangan Nasional setelah disahkan oleh Presiden. Menurutnya, Badan Pangan Nasional harus bisa mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan, stabilisasi harga pangan strategis dan menjamin stok pangan nasional.

“Pertama saya mengapresiasi langkah Presiden untuk melakukan upaya pendirian Badan Pangan Nasional sesuai amanat Undang-Undang. Karena Badan Pangan Nasional sangat penting. Pertama, untuk stabilisasi harga karena kita butuh stabilitas harga yang baik,” demikian dikatakan Arif Satria di Bogor, Sabtu (16/10/2021).

BPN perlu untuk mewujudkan pertanian yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan petani. Beberapa komoditas pangan selalu mengalami fluktuasi maka dengan koordinasi oleh Badan Pangan Nasional, stabilisasi bisa lebih baik. Sebab unsur produksi dan market bisa dikoordinasikan  dengan data yang lebih akurat.

“Kemudian kedua Badan Pangan Nasional tetap harus berpihak kepada upaya mewujudkan kedaulatan dan kemandirian karena merupakan spirit UU pangan. Badan Pangan Nasional harus penuh spirit mewujudkan kedaulatan pangan yang berpihak petani, secara sistematis  mewujudkan kedaulatan pangan,” cetus Arif.

Ketiga, sambung Arif, Badan Pangan Nasional perlu dipikirkan cadangan pangan. Perlu ada desain besar,yakni cadangan pangan dengan jumlah yang besar.

“Pangan hal yang sangat krusial untuk menjaga stabilitas nasional, dengan tiga hal tersebut mudah-mudahan Badan Pangan Nasional bisa berjalan baik,” jelasnya.

Rektor IPB ini juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas data karena pengambilan keputusan  bersumber data akurat. Badan Pangan Nasional harus bisa koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Koordinasi dengan BPS  dan Kementerian untuk bisa mengambil keputusan penting berbasis data akurat supaya keputusan bisa berkualitas,” tandasnya.

Recent Posts

Perkuat Literasi Dakwah Digital, Magister KPI UIN Jakarta Dorong Masjid Ramah Anak

MONITOR, TANGSEL – Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…

2 jam yang lalu

Lomba Robotik OASE III 2026, Mahasiswa PTKIN Unjuk Inovasi dan Kemampuan Teknologi

MONITOR, Yogyakarta - Sepuluh tim dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) beradu inovasi dan…

2 jam yang lalu

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menugaskan pengawas ketenagakerjaan berkoordinasi dan mengawal pelaksanaan kesepakatan…

12 jam yang lalu

Kapolda Banten Ajak Ulama dan Santri Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian

MONITOR, Lebak – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., mengajak kalangan ulama,…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

23 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

24 jam yang lalu