PEMERINTAHAN

Tiga Kementerian Sepakat sinergikan Program Kewirausahaan di Desa

MONITOR, Samarinda – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) dalam program penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di desa. Hal itu itu tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tiga menteri yang ditanda tangani di Samarinda pada Senin (11/10).

Tiga menteri tersebut yakni Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Menaker Ida Fauziyah dan Menkop dan UKM Teten Masduki yang dalam penandatanganan diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro Rulli Nuryanto.

Ketiga menteri ini sepakat untuk mengikatkan diri satu sama lain dalam sebuah kesepahaman bersama tentang sinergi program penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan dalam rangka pengurangan pengangguran dan peningkatan perekonomian berbasis desa.

Adapun ruang lingkup kesepahaman bersama tersebut meliputi penumbuhkembangan kewirausahaan perdesaan, pengembangan sumber daya manusia unggul perdesaan, pengembangan perekonomian perdesaan, dan pengembangan dan integrasi data dan informasi terkait dengan pengembangan ekonomi desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini menyampaikan bahwa kesepahaman bersama ini dalam upaya untuk salah satu percepatan pemulihan ekonomi nasional level desa.

“Karena sebagaimana kita maklumi bahwa dampak covid ini masih terasa dan alhamdulillah dah mulai landai atau menurun. Satu hal yang masih terus kita kerjakan secara maksimal adalah bagaimana pemulihan ekonomi nasional level desa,” katanya.

Diakuinya bahwa bicara tentang pengganggurqn banyak dikota dan bicara kemiskinan banyak didesa. Oleh karena itu, Salah satu yang perlu digenjot adalah peningkatan skill atau kompetensi dari tenaga-tenaga kerja kita yang ada didesa.

“Dana desa bisa digunakan untuk itu karena pada prinsipnya dana desa itu untuk dua hal yakni pertama pemulihan ekonomi dan kedua peningkatan SDM” katanya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah berharap MoU terkait dengan peningkatan kompetensi SDM di desa dan peningkatan kompetensi kewirausahaan desa bisa menekan angka pengangguran di desa.

“Mudah-mudahan sinergitas ini bisa menekan angka pengangguran. Terutama penggangguran yang berbasis desa,” katanya.

Recent Posts

Raker dengan KKP, Komisi IV DPR Soroti Tata Kelola hingga Keadilan Ekonomi Nelayan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan…

6 jam yang lalu

Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Semangat Belajar, Integritas, dan Kekompakan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengambil sumpah/janji dan melantik 976 Aparatur Sipil…

6 jam yang lalu

100.268 Jemaah Telah Selesaikan Dam, Kemenhaj Imbau Jemaah Gunakan Jalur Resmi

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat pendampingan kepada jemaah menjelang fase…

6 jam yang lalu

B50 Berisiko Menjadi Beban Fiskal Baru dan Menggerus Devisa Ekspor Sawit

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih, sebuah lembaga thin tank di bidang ekonomi dan lingkungan berkelanjutan,…

18 jam yang lalu

Dahnil Anzar Cek Langsung Kelaikan Akomodasi Jemaah di Sektor 10 Makkah

MONITOR, Makkah – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan pelayanan…

20 jam yang lalu

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

20 jam yang lalu