PEMERINTAHAN

Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Semangat Belajar, Integritas, dan Kekompakan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengambil sumpah/janji dan melantik 976 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pelantikan ini menjadi awal pengabdian baru bagi para ASN dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat, dinamis, serta ditandai oleh transformasi digital di sektor ketenagakerjaan.

“Saya, Menteri Ketenagakerjaan, secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” katanya.

Dari total 976 ASN yang dilantik, sebanyak 954 orang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan 560 orang di antaranya langsung menempati jabatan fungsional pada pengangkatan pertama.

Selain itu, terdapat 21 orang yang melakukan alih jabatan ke jabatan fungsional, serta 1 orang pejabat struktural (JPT Pratama) yang beralih menjadi Jabatan Fungsional Mediator Hubungan Industrial Madya.

Dalam arahannya, Menaker Yassierli mengingatkan bahwa struktur karier ASN berbentuk piramida. Hal ini membuat persaingan di level atas semakin ketat. Karena itu, ia menekankan pentingnya setiap ASN memiliki keunggulan kompetitif agar mampu bersaing dalam sistem promosi yang semakin transparan.

“Sistem seleksi dan penentuan siapa yang layak akan semakin kompetitif dan transparan seiring dengan penguatan sistem merit ke depan,” ujar Yassierli.

Menaker juga menyampaikan tiga pesan utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh ASN Kemnaker.

Pertama, menjaga integritas dengan menjauhkan diri dari gratifikasi, nepotisme, dan konflik kepentingan demi menjaga reputasi institusi.

“Integritas itu sesuatu yang mudah diucapkan, tetapi dalam pelaksanaannya tidak mudah karena banyak godaannya,” katanya.

Kedua, ASN diharapkan memiliki growth mindset atau semangat belajar dan bertumbuh dalam membangun kompetensi dengan terus mempelajari hal-hal baru.

“Orang yang memiliki growth mindset adalah orang-orang yang sukses. Banyak hal yang harus kita pelajari, mulai dari TI, AI, database, komunikasi, public relations, hingga administrasi,” ujar Yassierli.

Ketiga, ASN diminta menjaga kekompakan dan memperkuat kerja sama tim sebagai satu kesatuan Kemnaker.

“Saya berusaha menghilangkan sekat-sekat: ini Lavotas, ini Binapenta, ini Balai X, dan seterusnya. Semua kita adalah satu Kemnaker,” katanya.

Recent Posts

Raker dengan KKP, Komisi IV DPR Soroti Tata Kelola hingga Keadilan Ekonomi Nelayan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan…

25 menit yang lalu

100.268 Jemaah Telah Selesaikan Dam, Kemenhaj Imbau Jemaah Gunakan Jalur Resmi

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat pendampingan kepada jemaah menjelang fase…

45 menit yang lalu

B50 Berisiko Menjadi Beban Fiskal Baru dan Menggerus Devisa Ekspor Sawit

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih, sebuah lembaga thin tank di bidang ekonomi dan lingkungan berkelanjutan,…

12 jam yang lalu

Dahnil Anzar Cek Langsung Kelaikan Akomodasi Jemaah di Sektor 10 Makkah

MONITOR, Makkah – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan pelayanan…

15 jam yang lalu

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

15 jam yang lalu

Transformasi Ekonomi Biru Berbasis Bioteknologi Kelautan dan Hilirisasi Industri

MONITOR, Bogor - Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi kekuatan utama ekonomi biru dunia melalui…

18 jam yang lalu