OPINI

Batu Dulang Memang Oke

Rusdianto Samawa *


Saya belum puas perjalanan ke Batu Dulang. Pasalnya, berangkat jam 16.22 dari Sumbawa. Sekitar 48 menit perjalanan. Parkir mobil di jalan besar. Kami langsung masuk melalui jalan rabat beton. Menuju kerumah Ibu Ika selaku ketua RT.

Potret susun rumah warga Batu Dulang, terlihat asyik. Sore hari kami menjajal dalam perkampungan. Karena waktu magrib masuk. Jadi kami langsung menuju rumah buk RT.

Tiba dirumah buk RT, saya langsung melihat tumpukan karung berisi kemiri yang baru panen. Kami duduk: ngopi bareng dan makan.

Terkesan sekali, sambil menanyakan apa potensi wisata, ekonomi dan budaya di Batu Dulang. Kepala dusun yang menemani kami tadi. Banyak bercerita potensi yang bisa digali.

Mulai dari Madu, ekowisata air Terjun Tiu dua, kemiri, cabai, kopi, jagung, manggis, dan makanan khas Plu Pakis (urap Pakis).

Saya baru pertama menikmati urap Pakis. Sangat berkesan sekali. Terasa nendang. Ada rasa pedas. Ada juga rasa asam. Tapi, Urap Pakis ini, saya minta produksi banyak untuk dijual. Karena selama jalan di Pulau Sumbawa, Batu Dulang sejuta potensi hadir disana.

Masuk Batu Dulang, alam yang sejuk original. Batu Dulang berada di ketinggian 850 meter di atas pemukaan laut, dengan suhu sejuk berkisar 16 – 22 derajat. Diwaktu magrib saja, udara dingin sudah terasa.

Berkunjung ke Desa Batu Dulang karena rasa penasaran. Informasinya banyak ekowisata dan potensi ekonomi yang bisa dijadikan bahan baku bisa diolah. Desa yang disebut batu berbentuk nampan itu memiliki segudang ide dan gagasan yang bisa dikembangkan.

Saya, belum sempat singgah di galeri UMKM center, yang isinya berupa hasil hutan seperti madu, kopi, minyak kemiri dan buah-buahan seperti manggis dan duren.

Kami menempuh perjalanan ke Desa Batu Dulang terletak sekitar 26 kilometer dari arah kota Sumbawa Besar ke selatan. Desa itu bisa dijangkau dalam waktu sekitar 48 menit. Kata banyak orang: Desa wisata Batu Dulang ini merupakan salah satu lanskap terbaik di Sumbawa.

Desa Batu Dulang ibaratnya gerbang dari gugusan pegunungan yang memiliki kerapatan kayu-kayu hutan sangat bagus sekali. Kepala dusun dan ibu RT banyak bercerita. Dimana wisatawan senang dengan alam batu dulang yang senang sekali menggoreng kopi robusta dan arabika, produksi warga Desa Batu Dulang.

Demikian pula, saat panen kemiri, yang luas lahannya sekitar 200 hektar bisa menghasilkan 600 ton sekali musim, seharga Rp6 – 7000 per kilogramnya, dengan total mencapai miliaran rupiah.

Tulisan kecil ini, belum bisa elaborasi semua. Karena kita pukul 19.20 sudah kembali pulang ke Kota Sumbawa. Insha Allah besok kembali lagi ke Batu Dulang dan melanjutkan perjalanan ke Punik serta Tepal. Sampai jumpa besok menyapa Batu Dulang, Punik dan Tepal.[]

*) Masyarakat Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB)

Recent Posts

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

9 jam yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

9 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

3 hari yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

4 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

5 hari yang lalu