MONITOR, Depok – Sebuah baliho berukuran besar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang terpasang di traffic light Simpang Ramanda, Pancoran Mas, viral di media sosial Instagram, Minggu (03/10/2021).
Baliho ucapan HUT Ke-76 TNI tersebut viral lantaran penulisan tanggal salah. HUT TNI yang semestinya tanggal 5 Oktober, tertulis 3 September.
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok Imam Budi Hartono mengatakan, kesalahan penulisan tanggal dan bulan pada baliho ucapan HUT Ke-76 TNI tersebut lantaran faktor kelalaian manusia.
“Salah mah ini aja, Itu faktor manusia, lupa mengganti tanggal,” katanya, dikutip Selasa (05/10).
Namun demikian Imam menjelaskan, baliho yang sempat menjadi sorotan warga Depok tersebut, sudah diturunkan dan diperbaiki oleh Pemkot Depok.
“Sudah di ini (diperbaiki) ya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Manto menyampaikan permohonan maafnya atas kesalahan penulisan tanggal pada baliho ucapan HUT Ke-76 TNI.
Menurut Manto, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung bertindak cepat dan menurunkan baliho tersebut.
“Pertama saya menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan cetak tanggal yang, seyogyanya 5 Oktober 2021,” kata Manto.
“Sudah kami turunkan. Dengan kekeliruan ini menjadi bahan evaluasi internal kami, untuk lebih baik lagi ke depannya dan tidak terulang lagi kejadian yang serupa,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa salat tidak hanya memiliki nilai kesalehan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong dan mengusulkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi penguatan industri nasional berbasis teknologi…
MONITOR, Malang - Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) harus terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan (leadership) dan idelisme.…