POLITIK

Melihat Peluang Airlangga dan Ganjar di Pilpres 2024

MONITOR, Jakarta – Politikus Partai Golkar Zulfikar Arse Sadikin mengatakan ketua umumnya, Airlangga Hartarto memiliki peluang maju sebagai calon presiden atau Capres 2024. Salah satu alasannya, kata Zulfikar, Airlangga sudah memiliki Partai Golkar yang bisa menjadi kendaraan pencalonan itu.

“Yang bisa mencalonkan itu partai. Nah Pak Airlangga punya partai sudah,” kata
Zulfikar dalam acara rilis survei Puspoll Indonesia, beberapa pekan lalu.

Survei Puspoll Indonesia yang digelar 20-29 April 2021 mencatat elektabilitas Airlangga Hartarto sebesar 1 persen berdasarkan simulasi 22 nama. Di posisi teratas ada Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono. Kemudian Tri Rismaharini, Muhaimin Iskandar, Gatot Nurmantyo, Mahfud Md, Khofifah Indar Parawansa, Megawati Soekarnoputri, Erick Thohir, Susi Pudjiastuti, lalu Airlangga Hartarto.

Untuk simulasi 11 nama, Airlangga berada di posisi kedelapan dengan elektabilitas 1,3 persen. Di atasnya ada Prabowo, Anies, Ganjar, Ridwan Kamil, Sandiaga, AHY, dan Gatot. Lalu di simulasi delapan nama, posisi Airlangga berada paling buncit dengan elektabilitas tetap 1,3 persen.

Zulfikar pun mengomentari hasil survei ini. Kendati Prabowo meraih posisi tertinggi, ia mengatakan masih lebih banyak responden yang menginginkan wajah baru sebagai calon presiden 2024.

Airlangga, kata Zulfikar, merupakan bagian dari wajah baru ini. Ia juga beralasan tingkat keterpilihan Airlangga pun terus naik kendati mereka belum bergerak untuk
pemenangan. Airlangga pun belum mendeklarasikan diri ingin maju di 2024.

“Peluang berikutnya adalah Pak Airlangga Hartarto popularitas dan elektabilitasnya
lambat laun naik terus,” ucapnya.

Selain wajah baru dan elektabilitas, Zulfikar menekankan bahwa partailah yang bisa
mengusung calon presiden. Golkar, kata dia, hanya memerlukan sedikit lagi suara dan kursi untuk bisa mengusung calon presiden. Ia mengatakan maksimal Golkar hanya perlu berkoalisi dengan dua partai lainnya.

Partai beringin ini memiliki 85 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Untuk bisa
mengusung calon, minimal perlu 115 kursi DPR. “Tinggal sedikit lagi, maksimal dua
partai sudah cukup,” kata dia soal peluang Airlangga jadi Capres 2024.

Recent Posts

MUI Desak Platform Global Patuhi PP TUNAS, Tegaskan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak

MONITOR, Jakarta — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya kedaulatan digital dan perlindungan moral generasi bangsa…

6 jam yang lalu

Tiga Orang Eks OPM Berikrar Kembali ke NKRI

MONITOR, Papua - Komando Operasi (Koops) TNI Papua kembali mencatatkan langkah positif dalam upaya menciptakan…

6 jam yang lalu

Volume Lalu Lintas Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+7 Hari Raya Idulfitri Capai 2,77 Juta Kendaraan

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…

6 jam yang lalu

Bazar Rakyat Jadi Momentum Gerakkan Ekonomi UMKM Pascalebaran

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan penyelenggaraan Bazar Rakyat bertajuk…

14 jam yang lalu

471 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Arah Jakarta Saat Arus Balik

MONITOR, Cikampek – Arus balik Lebaran 2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

17 jam yang lalu

Mendag Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Bapok di Pasar Minggu Terkendali

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) pasca-Lebaran dalam kondisi…

21 jam yang lalu