PEMERINTAHAN

Wapres Komitmen Kurangi Kemiskinan Ekstrem di 35 Kabupaten Prioritas

MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan ada dua kelompok besar program penanggulangan kemiskinan, yang menjadi kunci dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem.

Pertama, kelompok program untuk mengurangi beban pengeluaran kelompok miskin ekstrem melalui bantuan sosial dan subsidi. Kedua, kelompok program pemberdayaan dalam rangka meningkatkan produktivitas kelompok miskin ekstrem untuk meningkatkan kapasitas ekonominya.

“Saya, selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah melakukan Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem pada 25 Agustus 2021 yang dihadiri tiga Menteri-Koordinator dan sekitar 20 Menteri pengelola program penanggulangan kemiskinan,” ujar Ma’ruf Amin dalam keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Mantan Ketua Umum MUI ini menegaskan pentingnya konvergensi program perlindungan sosial (perlinsos) dan pemberdayaan dalam upaya memastikan kedua program tersebut dapat diterima oleh rumah tangga miskin ekstrem di 35 Kabupaten prioritas.

Dikatakan Ma’ruf, isu utama percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem bukanlah soal ketersediaan anggaran, namun bagaimana memastikan program perlinsos dan pemberdayaan dapat efektif mengurangi kemiskinan. Termasuk kemiskinan ekstrem.

“Faktor utama agar program perlinsos dan pemberdayaan tersebut efektif adalah memastikan bahwa program-program tersebut tepat sasaran dalam menjangkau lokus wilayah miskin ekstrem dan mensasar rumah tangga miskin ekstrem,” pungkasnya.

Ma’ruf pun ingin memastikan seluruh program dapat menjangkau 35 kabupaten prioritas pengurangan kemiskinan ekstrem tahun 2021 tersebut.

Recent Posts

Prabowo-Gibran Tunai Zakat di Istana, Jadi Teladan Perkuat Ekonomi Umat

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, serta para menteri Kabinet…

1 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Paparkan Tiga Fokus Utama Pengembangan Universitas di Hadapan Para Alumni

MONITOR, Serpong - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. memaparkan…

2 jam yang lalu

DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus…

3 jam yang lalu

Khotmul Qur’an Braille di Bandung, Bukti Pendidikan Islam Inklusif Terus Menguat

MONITOR, Bandung - Suasana haru dan penuh semangat Ramadan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum,…

7 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

9 jam yang lalu

Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking, Percepat Izin Investasi

MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin jalannya Sidang Debottlenecking yang ke-5…

11 jam yang lalu