BISNIS

Budidaya Kutir Daphnia Magna, Cara Mudah Untung Melimpah

MONITOR – Kutu air atau kutir menjadi pilihan banyak pembudidaya ikan untuk pakan benih dan jenis ikan hias, seperti ikan cupang dan ikan guppy dan lain-lain, seiring dengan banyaknya pembudidaya maupun penghobi ikan hias, kebutuhan akan pakan alami tersebut semakin meningkat.

Banyaknya permintaan pasar dan cara budidaya-nya yang mudah menjadi inspirasi petani milenial Widia Muhtar melalui MinaB Farm di Kota Bogor mantap menjalankan usaha budidaya kutu air jenis daphnia magna atau kutir raksasa yang memiliki keunggulan dibandingkan kutir biasa.

Tayangan ini mengupas secara khusus mengenai usaha budidaya daphnia magna dan moina dari mulai pembibitan, cara pemeliharaan kutu air, pakan daphnia magna hingga pemasaran atau penjualannya. Yuk, simak videonya:

Recent Posts

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Buya Satria Efendi Tuanku Kuniang(Wakil ketua PCNU Padang Pariaman) Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di…

9 jam yang lalu

Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi

MONITOR, Jakarta – Pasar keuangan domestik dihantam gelombang tekanan jual masif pada awal pekan ini.…

11 jam yang lalu

47.012 Jemaah Telah Kembali, Menhaj Matangkan Perbaikan Layanan Haji 1448 H

MONITOR, Tangerang — Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan bahwa berakhirnya puncak ibadah…

15 jam yang lalu

Membangun Relasi Kiai-Santri

SuwendiDosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fenomena kekerasan seksual (KS) yang dilakukan oleh beberapa…

18 jam yang lalu

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berada di Jenewa, Swiss, membawa pesan Presiden Prabowo…

19 jam yang lalu

5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Minta Jaga Kesehatan

MADINAH – Sebanyak 5.499 jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan tiba di Madinah pada Minggu…

24 jam yang lalu