PARLEMEN

PAN: Aparat Harus Bongkar Motif Dibalik Penyerangan Ustadz

MONITOR, Jakarta – Aksi penyerangan brutal terhadap sejumlah penceramah di berbagai daerah mengundang kekhawatiran ditengah masyarakat.

Menyikapi penyerangan ini, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus mendesak agar pembunuh terhadap Ustadz di Tangerang dan penyerang pada penceramah di Padang harus ditindak tegas.

Legislator dapil Sumatra Barat ini juga meminta aparat segera mengetahui motif pelaku, serta mencegah agar kejadian yang sama tidak terulang.

“Pihak berwajib harus melakukan pengusutan secara tuntas dan membongkar apa motif dibalik penyerangan terhadap Ustadz di berbagai daerah,” ujar Guspardi Gaus dalam keterangannya, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya hal ini harus dilakukan, agar tidak menimbulkan keresahan dan ketakutan di masyarakat terkait rangkaian peristiwa semacam itu yang terus terjadi secara berulang.

Recent Posts

Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 jam yang lalu

Krisis Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz, Dorongan Kuat Transisi Energi Nasional

MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…

5 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Agama ‘Turun Gunung’ Suarakan Penyelamatan Lingkungan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…

6 jam yang lalu

Wamenkeu: APBN 2026 Tangguh Hadapi Gejolak Global dan Harga Minyak

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…

8 jam yang lalu

Perkuat Ekonomi Haji, RI Ekspor 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

9 jam yang lalu

Komnas Haji Desak Komisi Yudisial Turunkan Tim Pemantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…

9 jam yang lalu