SOSIAL

JK Instruksikan PMI Provinsi Aktif Sukseskan Vaksinasi

MONITOR, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) secara virtual, Sabtu (18/9/2021). Mukernas pertama dalam situasi pandemi ini diikuti pengurus PMI dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia dan seluruh Pengurus Pusat.

Berdasarkan laporan dari 34 provinsi dalam pelaksanaan vaksinasi, akan ditingkatkan pelibatan PMI dalam percepatan program vaksinasi nasional.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla meminta PMI Provinsi secara pro-aktif menggalang dukungan untuk mensukseskan program vaksinasi pemerintah. Jusuf Kalla optimis, target dua juta vaksinasi bisa dicapai PMI seluruh Indonesia.

“Makin cepat vaksinasi akan mempercepat pemulihan ekonomi,” ujar JK, sapaan karib Jusuf Kalla, Sabtu (18/9/2021).

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said mengatakan, PMI telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk pelatihan relawan PMI sebagai tenaga vaksinator. PMI, lanjut Sudirman, akan mengutamakan daerah yang serapan vaksinnya rendah.

“Seluruh provinsi menyampaikan perhatiannya bersama-sama untuk mempercepat vaksinasi. Akan ada rapat teknis direncanakan untuk peningkatan target vaksinasi,” tegas Sudirman.

Ketua Bidang Kesehatan Fachmi Idris menambahkan, pemetaan wilayah vaksinasi telah dilakukan PMI bersama Kementerian Kesehatan. Vaksinator dari PMI pun, lanjutnya, telah tersedia dari beberapa gelombang pelatihan yang sudah terlaksana.

“Kemenkes setuju, dengan syarat tenaga kesehatan dari PMI dan telah bertemu dengan Dirjen, dengan syarat tentukan titik lokasi dan waktunya karena terkait dengan teknik pengiriman,” lengkapnya.

Mukernas yang berpusat di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan ini dipimpin Wakil Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita. “Meskipun sederhana, musyawarah kerja nasional PMI tetap optimal. Mukernas ini, merupakan Mukernas dua tahun berturut-turut untuk tahun 2020 dan 2021. Demikian dikatakan Ginandjar.

“Tahun lalu tidak dilaksanakan mukernas, karena sibuk atas respon (covid-19). Mukernas dilaksanakan dengan memanfaatkan tekhnologi, dan mukernas tahun ini adalah mukernas untuk 2 tahun berturut-turut sehingga tidak melanggar AD/ART,” jelasnya.

Selain vaksinasi, Mukernas juga membahas penyediaan stok darah. Dalam catatan kesimpulan, Sudirman Said juga mengapresiasi pengurus daerah yang melakukan inovasi untuk meningkatkan stok darah, termasuk stok plasma konvalesen. Menutup kesimpulan Mukernas Sudirman Said mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah membantu dukungan dana.

Recent Posts

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

23 jam yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

24 jam yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

1 hari yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

2 hari yang lalu

Respon Pidato Prabowo, Prof Rokhmin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berujung pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

3 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…

3 hari yang lalu