Rabu, 20 Oktober, 2021

Sukses Vaksinasi di 93 Mall di Jakarta, Kinerja Anies Diacungi Jempol

MONITOR, Jakarta – Kerja keras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menangani pandemi Covid-19, di Ibukota banyak diapresiasi. Ini terbukti, 93 mall yang ada di Jakarta 100 karyawannya dinyatakan sudah di vaksin.

“Ini sebuah keberhasilan yang luar biasa yang ditorehkan Pak Anies. Untuk itu kami angkat jepol atas kinerja Pak Anies dalam menangani pandemi Covid-19,” ungkap Ketua Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan yang akrab disapa Tian dalam keterangannya, Jumat (17/9).

Tian pun mengapresiasi kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang sudah kembali mengizinkan mall di DKI Jakarta untuk beroperasi dengan persiapan yang matang dan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dengan 100 persen karyawan yang sudah divaksin di 93 mall, kata Tian, maka tak ada lagi ke khawatiran bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke mall karena bisa dijamin keselamatannya.

- Advertisement -

Bukan cuma itu, lanjut Tian, ada 66 mal juga menyediakan sentra vaksinasi untuk pengunjung yang belum melakukan vaksinasi.

“Pengunjung pun bisa melakukan vaksinasi di mal sekaligus berbelanja dan sekedar makan bersama keluarga atau teman,”ujarnya

Dijelaskannya, kewajiban mall menyediakan sentra vaksinasi ini tertuang dalam SK Kepala Dinas PPKUKM Nomor 440 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19, dimana seluruh mall di Jakarta wajib menyediakan sentra vaksinasi.

“Kami berharap semua mal di DKI nantinya akan memiliki sentra vaksin, sehingga memudahkan warga DKI untuk melakukan vaksinasi sehingga target 100 persen warga DKI tervaksinasi bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Ke depan, Tian juga berharap bukan hanya warga DKI yang bisa melakukan vaksinasi di mal-mal yang ada di DKI, namun juga warga non KTP DKI.

Tian menambahkan, saat ini jumlah orang di Jakarta yang sudah divaksin dosis pertama sekitar 10 juta. Sementara untuk dosis kedua mencapai 7 juta orang. Sementara yang belum di vaksin sama sekali ada 2,5 juta orang.

Tian berpandangan, mereka yang belum vaksin ini adalah warga yang belum paham pentingnya vaksinasi Covid-19. Namun ada juga yang tidak percaya Covid-19 sehingga tidak perlu vaksin.

“Tapi jumlahnya sedikit sekali, tidak mencapai 1 persen dari jumlah yang belum melakukan vaksin,” kata Tian.

Tian mendorong warga agar berbondong-bondong mendatangi lokasi vaksinasi. Karena kemampuan Pemprov DKI untuk melakukan vaksin sangat ideal, yaitu 100 ribu orang per hari.

“Rekan Indonesia juga akan terus melakukan sosialisasi pentingnya vaksin di RT-RT dan ruang publik, agar warga semakin memahami pentingnya vaksin. Sehingga target 100 persen warga DKI sudah melakukan vaksinasi bisa tercapai,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER