MEGAPOLITAN

DMI Jakarta Bersyukur Haji Lulung Kembali ke PPP

MONITOR, Jakarta – Kembalinya Haji Lulung ke PPP, ternyata disambut suka cita oleh banyak kalangan. Salah satunya, datang dari Keluarga Besar Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta.

“Ya, tentunya kami sangat bersyukur sekali, Pak Haji Lulung bisa kembali ke PPP yang memang merupakan rumah besar umat Islam. Apalagi Pak Haji Lulung saat ini menjabat sebagai mustasaf di DMI DKI Jakarta,” ujar Ketua Dewan Ekonomi Syariah, H. Daud Poli Raja kepada MONITOR.

Dikatakannya, kehadiran Haji Lulung, untuk bisa kembali ke PPP memang sudah dinanti-nantikan oleh para ulama. Oleh karenanya, sejak mendengar berita Haji Lulung menyatakan berhenti menjadi kader PAN dan memilih kembali kepangkuan PPP, ulama di Jakarta, khususnya ulama yang ada di DMI DKI Jakarta, mengapreasi keputusan Haji Lulung tersebut.

“Insya Allah, sebagai ungkapan rasa syukur, kami akan menggelar syukuran dengan kembalinya Haji Lulung ke PPP,” terangnya.

Tak hanya itu, DMI DKI Jakarta pun akan mensosialisasikan kembalinya Haji Lulung ke PPP, ke seluruh masjid dan mushola yang tergabung dalam DMI DKI, dimana saat ini ada 3600 masjid dan 6600 musola yang sudah tergabung dengan DMI DKI.

Sementara itu Haji Lulung pun mengaku, dirinya memilih kembali bergabung dengan PPP dikarenakan banyaknya permintaan ulama.

“Jadi banyak ulama yang meminta saya untuk kembali membesarkan PPP, khususnya di Jakarta, Kita harus takjim kepada para ulama,” ungkap Lulung.

Bahkan kata Lulung, Ketua PWNU DKI Jakarta pernah mengumumkan kepindahannya ke PPP saat taaruf anggota NU DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Lulung pun mengaku, kalau proses kepindahannya ke PPP terjadi sebelum adanya Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP DKI Jakarta, awal Mei 2021 lalu.

“Saya sudah banyak diminta oleh beberapa ulama. Lalu saya pertimbangkan, saya ketemu konstituen, bicara sama keluarga, akhirnya saya putuskan kembali ke PPP. Intinya, saya tetap mengabdi untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurutnya, sejumlah ulama menilai, kehadirannya di PPP diyakini bisa mengembalikan kejayaan partai. Salah satunya, perolehan kursi di DPR maupun DPRD DKI Jakarta.

Sebab saat dirinya di PPP, jumlah kursi PPP di DPRD DKI Jakarta bisa mencapai 10 kursi. Namun, sejak ia hengkang dari PPP dan bergabung bersama PAN, suara PPP anjlok hingga 1 kursi. Begitu pun di DPR RI, yang tadinya mendapat 3 kursi, sekarang sama sekali tak meraih kursi.

Recent Posts

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

6 jam yang lalu

Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Belum Berizin, Gugun Gumilar Dukung Penegakan Hukum Transparan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…

7 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Harus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…

15 jam yang lalu

Mazz Reza Pranata: Pemuda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

1 hari yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

1 hari yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

2 hari yang lalu