Menko Luhut menyaksikan proses permintaan impor alat suntik dari UNICEF ke salah satu perusahaan alkes lokal
MONITOR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengaku bangga melihat salah satu pencapaian baru yang ditorehkan anak bangsa yaitu meningkatnya produk impor alat kesehatan.
Luhut mengungkapkan, sebuah perusahaan alat suntik sekali pakai asli Indonesia berhasil mendapat pesanan dari UNICEF sebanyak 850 juta unit alat suntik hingga tahun 2022 nanti.
“Saya menyaksikan bersama Menteri Kesehatan pelepasan 200 kontainer yang akan diekspor. Beberapa negara asing hari ini komplain dan bertanya mengapa Indonesia sekarang terkesan menjauhi produk luar negeri didalam e-katalog nya. Saya tegaskan bahwa kedepan kami akan fokus untuk pengembangan produk dalam negeri,” ujar Luhut dengan bangga, Jumat (27/8/2021).
Dikatakan Luhut, pencapaian ini berkat arahan dari Presiden Joko Widodo yang ingin agar produk dalam negeri berjaya di dalam negerinya sendiri bahkan kalau bisa berani bersaing hingga kancah global.
Ia menegaskan bangsa Indonesia harus terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan wabah serta mendorong investasi kesehatan untuk masuk, termasuk di bidang mutakhir seperti bioteknologi dan sistem informasi kesehatan.
“Alokasi anggaran kesehatan hari ini yang mencapai ratusan triliun, saya kira sudah saatnya direformasi dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri demi menciptakan multiplier effect’ yang tinggi sehingga akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada produk luar negeri,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku bunga…
MONITOR, Jakarta — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin…
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…