PERTANIAN

Merdeka Ekspor Pertanian Bangun Optimisme: 7 Hari, 7 Trilyun Lebih

MONITOR, Surabaya – Kegiatan Merdeka Ekspor Pertanian yang dilepas Presiden Joko Widodo memberikan optimisme baru bagi para petani dan pelaku usaha pertanian. Setidaknya, lebih dari 7 Trilyun rupiah nilai ekspor untuk 7 hari dilepas dari 17 bandara dan pelabuhan utama, pada sabtu 14 Agustus 2021.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Merdeka Ekspor merupakan ekspose kinerja Kementerian Pertanian selama 2 tahun, khususnya dimasa pandemi sekaligus memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-76.

Hari kemerdekaan yang ke-76 menurut Mentan SYL adalah hari kebanggan bagi sebuah bangsa besar yaitu Indonesia yang merupakan negara ke-4 terbesar di dunia.

“Perayaan kemerdekaan adalah perayaan sebuah kebanggaan anak bangsa. Kebetulan hari ini kita yang menjalankan amanah sebagai gubernur, bupati dan ini adalah keterpanggilan kita di tengah suasana dunia, nasional yang tengah menghadapi sebuah turbulensi yang luar biasa, yaitu covid-19,” papar Mentan.

Mentan mengatakan bahwa Covid-19 merupakan tantangan yang tidak ringan yang dihadapi oleh hampir semua negara.

“Bukan hanya negara besar yang sedang berjuang melawan Covid ini, tapi negara-negara kecil dan menengah pun bersama-sama menghadapinya. Dan kita belum punya obat yang mujarab menghadapi Covid ini,”ungkap Mentan.

Dalam perhelatan Merdeka Ekspor ini, Mentan menegaskan bahwa Merdeka Ekspor bukan seperti ekspor yang biasa dilakukan sebagaimana rutinitas yang dilakukan.

“Ekspor yang kita lakukan adalah ekspor yang akan menyentuh harkat dan martabat sebagai anak bangsa. Menyoal psikologi nasionalisme kita, sekaligus menjadi bagian untuk menghadirkan optimisme bangsa besar Indonesia di dalam menghadapi turbulensi dunia,” tegasnya.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor pertanian tahun 2020 mencapai Rp. 451,8 triliun atau meningkat 15,54% dibandingkan periode sama tahun 2019 yang hanya mencapai Rp. 390,16 triliun. Adapun struktur produk ekspor masing-masing adalah 89% hasil olahan dan 11% berupa produk segar.

Sementara itu, hingga semester-I yakni Januari – Juni 2021, nilai ekspor mencapai Rp. 277,95 triliun atau meningkat 40,29% dibandingkan periode sama tahun 2020 yang hanya mencapai Rp. 198,13 triliun. Dengan struktur produk ekspor masing-masing adalah 91,75% hasil olahan dan 8,29 % berupa produk segar.

Merdeka Ekspor sendiri telah dilaunching langsung oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Bogor secara serentak dilakukan dari 17 pintu ekspor yaitu, Pelabuhan Laut Tanjung Priok Bandar Udara Soekarno Hatta, Pelabuhan Laut Tanjung Perak, Pelabuhan Laut Tanjung Mas, Pelabuhan Laut Belawan, Pelabuhan Laut Makassar New Port, Pelabuhan Laut Jetty Balikpapan, Pelabuhan Laut Dumai, Pelabuhan Laut Panjang, Pelabuhan Sungai Boom Baru, Bandar Udara Hang Nadim, Pelabuhan Laut Trikora, Pelabuhan Laut Talang Duku, Pelabuhan Laut Dwikora, dan Pelabuhan Laut Bitung.

“Pertanian adalah satu kekuatan dan pilar akan hadirnya kekuatan negara, pertanian adalah penyangga utama, ayo kita hadirkan optimisme dalam Merdeka Ekspor ini,” tutupnya.

Recent Posts

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

28 menit yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

17 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

18 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

21 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

1 hari yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

2 hari yang lalu