HUKUM

Koalisi #SaveBPK Soroti Rencana Fatwa MA untuk Calon Anggota BPK

MONITOR, Jakarta – Kelompok aktivis yang tergabung dalam Koalisi #SaveBPK terus menyoroti proses seleksi calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) yang dilakukan oleh Komisi XI DPR RI. Ya, salah satu yang mereka soroti adalah keluarnya surat dari Pimpinan Komisi XI kepada Ketua DPR untuk meminta Fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk 2 (dua) calon yang tidak memenuhi syarat formil.

Aktivis Koalisi #SaveBPK Prasetyo mengatakan, permintaan fatwa tersebut sesungguhnya tidak mendasar dan tidak relevan. Sebab, dari dokumen administrasi kedua calon sudah terbukti tidak penuhi syarat yang diamanatkan UU BPK Pasal 13 huruf J.

“Kami heran mengapa Komisi XI terkesan memaksakan calon tersebut harus lolos dengan segala macam siasat. Padahal bukti sudah di depan mata, jelas dan tegas mereka berdua tidak bisa menjadi calon. Ada apa ini?” kata Prasetyo melalui keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Rabu (4/8).

Dia menambahkan, permintaan fatwa sangat tidak beralasan karena kasusnya berbeda dengan Fatwa MA kepada calon Anggota BPK tahun 2009 dan 2014. Sebab bukti-bukti sudah jelas bahwa 2 calon yaitu Harry Z Soeratin dan Nyoman Adhi Suryadnyana tidak memenuhi syarat sesuai pasal 13 huruf J UU BPK.

“Sebelum minta fatwa MA, masyarakat sudah memberi bukti-bukti kepada Komisi XI dan dikuatkan dengan kajian Badan Keahlian DPR. Seharusnya itu lebih dari cukup untuk menganulir dua calon tersebut,” tegasnya.

Atas berbagai manuver dan akrobat politik yang dilakukan Komisi XI, Koalisi #SaveBPK berencana mengadukan permasalahan itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD DPR RI). “Kami akan laporkan hal tersebut ke MKD DPR RI. Bahwa telah nyata telah terjadi dugaan pelanggaran etik oleh Komisi XI dalam proses seleksi Anggota BPK tahun ini,” tutupnya.

Recent Posts

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

11 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

11 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

20 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

20 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

1 hari yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

1 hari yang lalu