KEUANGAN

Sri Mulyani Ajak Awasi Dana Covid-19 Agar Tak Dikorupsi

MONITOR, Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan anggaran APBN 2021 sebanyak Rp187,84 triliun untuk anggaran perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan anggaran yang sangat fantastis ini ditujukan untuk menjaga daya tahan lebih dari 40% masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi.

Untuk merealisasikan sesuai rencana APBN itu, Sri Mulyani pun mengajak semua elemen untuk bersama-sama mengawasi dana perlindungan sosial Covid-19 itu.

“Ayo awasi bersama agar dana perlindungan sosial Covid-19 tidak dikorupsi!” imbau Sri Mulyani, Senin (2/8/2021).

Ia mengimbau apabila ditemukan potensi kecurangan dalam penyaluran dana perlindungan sosial, maka harus dilaporkan ke lapor.go.id atau jaga.id

“Ini karena dana perlindungan sosial yang berasal dari APBN adalah uang kita,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

3 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

5 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

5 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

8 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

21 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

22 jam yang lalu