Jumat, 24 September, 2021

Wamenag Minta Polemik Isu Baha’i Dihentikan

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi meminta sebaiknya polemik terkait agama Baha’i dihentikan, karena dinilai sudah tidak proporsional. Bahkan menurut Zainut, isunya juga sudah melebar kemana-mana.

“Apa yang disampaikan oleh Menteri Agama hendaknya tidak perlu ditafsirkan secara berlebihan. Saya melihat, apa yang beliau sampaikan merupakan bagian dari kewajiban konstitusional yang melekat sebagai pejabat negara yang mengharuskan memberikan pelayanan kepada semua warga negara, tanpa pengecualian. Sehingga, dimohon kepada semua pihak untuk bisa mendudukkan masalah ini secara proporsional,” ujar Zainut dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021).

Ia menjelaskan, sejauh ini pihak Kementerian Agama terus mengembangkan dan menyosialisasikan penguatan moderasi beragama yang tujuannya tak lain untuk menghadirkan keharmonisan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Zainut, yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menyatakan moderasi beragama tidak akan dapat tercipta tanpa pinsip adil dan berimbang. Untuk itu, penguatan moderasi beragama diperlukan sebagai strategi kebudayaan bangsa Indonesia dalam merawat keindonesiaan.

- Advertisement -

“Sebagai bangsa yang sangat heterogen, sejak awal para pendiri bangsa sudah berhasil mewariskan satu bentuk kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang telah nyata berhasil menyatukan semua kelompok agama, etnis, bahasa, dan budaya,” tandasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER