Sabtu, 25 September, 2021

DPR Dukung Pemerintah Tambah Stok Vaksin Covid-19

MONITOR, Jakarta – Keputusan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menambah stok vaksin Covid-19 menuai dukungan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini.

Dimana, pada Selasa 27 Juli 2021 kemarin, pemerintah telah mendatangkan 21,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk, yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-30.

“Kami menyambut baik upaya Kemenko Perekonomian dalam memastikan keamanan (safety), mutu (quality), dan khasiat (efficacy) untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh. Sebab, vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh BPOM dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

Lanjut Yahya, percepatan program vaksinasi sudah sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menekankan vaksinasi Covid-19 sebagai game changer atau salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan Indonesia keluar dari pandemi ini.

- Advertisement -

Oleh sebab itu, menurutnya vaksin merupakan solusi yang amat penting dalam perang melawan pandemi. Apabila Indonesia sudah mencapai target kekebalan komunal (herd immunity), otomatis perang melawan pandemi akan makin ringan.

Sebagai informasi, vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai saat ini total sekitar 173,1 juta dosis, yaitu vaksin jadi Sinovac 3 juta dosis, Astra Zeneca 14,9 juta dosis, Sinopharm 6 juta dosis, dan Moderna 4,5 juta dosis. Jika ditambah kedatangan pada hari ini, total vaksin Sinovac dalam bentuk bulk yang sudah diterima sebanyak 144,7 juta.

Hingga 26 Juli 2021, telah dilakukan vaksinasi sejumlah 64,13 juta dosis atau suntikan, yang terdiri dari 45,5 juta dosis pertama dan 18,6 juta dosis kedua. Untuk mencapai kekebalan kelompok dibutuhkan sekitar 208,2 juta penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi. Jumlah ini meningkat setelah ditambahkan kelompok anak berusia 12-17 tahun. Sekarang 718.000 anak telah mendapat dosis pertama. Semakin cepat, semakin baik.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER