PENDIDIKAN

Tak Hanya Efek Negatif, Pandemi Covid-19 Juga Melahirkan Hal Positif

MONITOR, Jakarta – Pandemi Covid-19 membuat masyarakat tertekan di berbagai sektor kehidupan. Karena itu hal-hal positif harus terus digali dan diperkuat selama pandemi berlangsung.

Menurut Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan global yang menumbuhkan kecemasan besar tentang berbagai masalah. Pandemi ini memang memberi pukulan telak, tapi di sisi lain juga menawarkan kesempatan besar terkait banyak hal untuk dimanfaatkan.

Dalam Konferensi Nasional Konsorsium Ilmu Sosial Prof. Rudy memaparkan bila solidaritas, kreativitas dan konektivitas bisa dikembangkan di tengah pandemi, sesuai dengan tema konferensi yang digelar 28 Juli 2021 tersebut.

Misalnya saja, di sela-sela keaktifan dalam kesibukan kerja yang berpola ‘work from home‘, dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan anak-anak bahwa kesulitan dan kekecewaan adalah bagian hidup yang wajar dan diharapkan dapat diubah menjadi kemudahan dan kesenangan. 

“Ubah pola pikir terkait ‘work from home‘ menjadi kemudahan dan kesenangan,” kata Prof. Rudy.

Hal ini, menurut Prof. Rudy, bisa memberi banyak efek positif. Tidak hanya memberi fleksibilitas waktu kerja, WFH juga menimbulkan kedekatan personal antar anggota keluarga.

Tidak hanya konektivitas antar anggota keluarga saja yang terjalin, komunikasi antar teman dan kenalan pun juga kembali terjalin di tengah pandemi. 

“Termasuk membangun dan membentuk ikatan sosial dalam masa-masa sulit. Masa-masa sulit ini menawarkan kesempatan besar untuk ikatan sosial dan cara lain untuk berhubungan dan membantu orang lain, berbagi kebahagiaan dan kesejahteraan,” jelas Prof. Rudy.

“Krisis Covid-19 juga memberi kesempatan untuk terhubung kembali pada nilai-nilai lama yang positif dan menunjukkan sisi sosial, misalnya dalam kehidupan bergotong royong,” lanjut Prof. Rudy.

Tak berhenti sampai disitu pandemi Covid-19 juga terbukti melahirkan kreativitas-kreativitas baru di tengah masyarakat. Sebab menurut Prof. Rudy, kreativitas adalah tindakan mengubah ide-ide baru dan imajinasi yang dicirikan oleh kemampuan untuk memahami dunia dengan cara baru, menghubungkan peristiwa yang tampaknya tidak terkait, dan menghasilkan solusi. 

“Hasilnya sangat positif banyak lahir bisnis baru dan hasil kreasi baru,” lugasnya.

Recent Posts

IPW Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho di Korlantas: Humanis, Profesional dan Berbasis Teknologi

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho…

5 jam yang lalu

Lolos Karantina, 10.362 Ekor Ikan Hidup Asal Natuna Kembali Diekspor ke Hong Kong

MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…

18 jam yang lalu

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

1 hari yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

1 hari yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

1 hari yang lalu

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

2 hari yang lalu