Categories: MEGAPOLITAN

Pemprov DKI Berencana Bangun Krematorium Jenazah Covid-19

MONITOR, Jakarta – Melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuat krematorium untuk prosesi kremasi jenazah warga yang terpapar Covid-19.

Bahkan semua konsep membangun krematorium saat ini sedang disusun oleh Distamhut DKI.

Diakui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Pemprov DKI Jakarta, memang harus memiliki krematorium untuk jenazah Covid-19. Sebab saat ini banyak warga yang mengeluh dengan harga mahal yang dipatok olek pihak swasta ketika ada jenazah Covid-19 yang harus melalui proses kremasi.

Terlebih lagi, lokasi krematorium tersebut, bukan berada di Jakarta melainkan ada Cibinong Kabupaten Bogor, Cirebon dan banyak lagi lainnya.

“Supaya bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan harga yang murah. yang baik untuk kepentingan rakyat. Ini sedang proses,” ujar Riza Patria, Rabu (21/7).

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta ini, tak menapik, pernah ada warga yang mengeluh karena harus membayar kremasi jenazah dengan harga yang mahal dan itu dilakukan oleh pihak swasta.

“Beberapa waktu lalu memang ada kegiatan kremasi itu tinggi sekali, itu dilaksanakan oleh pihak swasta bukan dari Pemprov DKI Jakarta. Untuk itu kami imbau kepada yayasan dan swasta yang memiliki tempat kremasi untuk tidak mengambil keuntungan di masa sulit ini, di masa pandemi ini,”tegasnya.

Ia pun mengingatkan kembali kepada para pengelola tempat kremasi untuk tidak mematok tarif layananya di atas harga normal. Pihaknya meminta tempat kremasi menentukan harga yang wajar dan terjangkau bagi warga.

“Jadi jangan ada lagi yang mematok harga tidak wajar atau berlebihan. Justru harusnya disaat seperti ini kita harus saling membantu saling tolong menolong bukan justru mengambil kesempatan di saat seperti ini,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

8 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

8 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

11 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

15 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu