HIBURAN

Viral Resepsi Pernikahan di Dalam Bus, Netizen: Solusi Biar tidak Dibubarkan

MONITOR, Jakarta – Memang ada-ada saja inisiatif warga Indonesia dalam situasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan oleh pemerintah, salah satunya dengan melangsungkan pernikahan di dalam bus.

Memang di tengah PPKM yang masih berlangsung hingga saat ini membuat para calon pengantin harus memutar otak dan membatalkan semua rencana yang tengah dipersiapkan untuk melangsungkan pernikahan yang aman dan nyaman agar terhindar dari Covid-19.

Apalagi di masa PPKM Darurat, resepsi pernikahan tidak boleh diadakan, karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan.

Dalam sebuah unggahan video yang memperlihatkan acara pernikahan di dalam bus, baru-baru ini viral di media sosial. Momen yang diunggah oleh akun Twitter @Don_Harriz, memperlihatkan momen sakral tersebut, di mana prosesi dilakukan dengan situasi bus yang tengah berjalan.

Layaknya sebuah ruangan yang digunakan untuk proses ijab qabul, interior bus ini pun dihias dengan berbagai hiasan pernikahan. Mulai dari bunga melati, sampai meja untuk melakukan seremoni pernikahan juga dihadirkan guna memudahkan proses pernikahan.

Tidak hanya itu, bagian luar bus juga dipenuhi aksesori layaknya mobil pengantin. Bus ini juga hadir dengan dekorasi pita serta nuansa pink yang berada di bagian depannya hingga alunan musik yang membuat acara semakin asyik.

Meski jumlahnya tidak begitu banyak, namun bangku tersebut tampak penuh dengan penumpang. Kemungkinan besar pasangan pengantin tersebut memilih untuk menikah di dalam bus, agar tidak dibubarkan oleh petugas Covid-19 di masa PPKM ini.

Ternyata, momen tersebut membuat sejumlah netizen memberikan reaksi dan memenuhi kolom komentar.

“Kreatiiipppppppp ya bund,” tulis netizen.
“ini gaes 100% otaknya di pake…mantappp”
Sementara netizen lainnya menulis, “Kek gini malah aman sih gak ada tamu cuma keluarga aja wkwk”. “Solusi agar tidak dibubarkan wkwkw, nikahnya di bus”

Recent Posts

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

4 jam yang lalu

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…

8 jam yang lalu

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

19 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

19 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

1 hari yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

1 hari yang lalu