PENDIDIKAN

UIN Antasari Luncurkan Buku Kisah Mahasiswa Bidikmisi

MONITOR, Banjarmasin – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Antasari Banjarmasin bekerjasama dengan Persatuan Mahasiswa Bidikmisi (PERMADIKSI) menggelar Webinar Nasional secara virtual dan peluncuran buku Kisah Mahasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah.

Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof. H. Mujiburrahman, MA, Ph.D, membuka seminar dan menerima buku “Pelangi Kehidupan Meraih Harapan dan Impian Melalui Bidikmisi (Kisah Inspiratif Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi Untuk Meraih Harapan dan Impian) karya mahasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah UIN Antasari.

Mujib memberikan apresiasi dan rasa bangga dengan kegiatan seminar nasional yang dirangkai dengan peluncuran buku karya mahasiswa Bidikmisi. ”Saya sangat terharu dan bangga dengan karya ini, sebuah kisah, memberi makna dan pelajaran penting para penerima Bidikmisi/KIP Kuliah”.

“Sebuah kisah adalah potongan kejadian yang dituturkan ulang, baik secara lisan ataupun tulisan, agar orang yang menyimaknya bisa mengambil pelajaran, hikmah dan i’tibar, dan ini saya kirta nilai lenbih buku ini”, tutur Mujib.

Dihadapan 270 peserta yang hadir, Mujib berharap kegiatan seminar ini akan menjadi sebuah diskusi yang menarik, inspiratif sebagaimana apa yang ditulis oleh mahasiswa Bidikmisi. “Menulis merupakan salah satu pelatihan kognitif skill yang sangat dibutuhkan di masa yang akan datang, karenanya saya berharap jangan berhenti menulis dan hasilkan karya-karya lanjutannya”, kata Mujib.

Webinar Nasional yang bertajuk: “Membangun Mahasiswa yang Kreatif dan Inovatif di masa Pandemi dan Era Digital”, menghadirkan Ruchman Basori, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Kemenag RI, Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Antasari, dan Ulfia Nurhasanah Komariah S.Sos, Alumni Berprestasi Penerima Beasiswa Mahasiswa S1 & S2, pada Selasa (06/07).

Kasubdit Sarana dan Prasarana Kemahasiswaan Ruchman Basori mengatakan, buku yang ditulis mahasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah UIN Antasari menambah daftar panjang karya tulis mahasiswa bidikmisi dan itu sangat membanggakan Kementerian Agama.

Lebih lanjut Ruchman mengatakan prestasi mahasiswa tidak hanya di ukur dari berapa banyak menyumbangkan medali dalam sebuah kompetisi, tetapi menulis buku, opini di media masa, dan karya-karya pengabdian kepada masyarakat juga sebuah prestasi.

Nida Mufidah berharap masa pandemic tidak menyurutkan mahasiswa untuk berkarya dan mempersiapkan kehidupan nanti setelah lulus.“Ikutilah kegiatan kemahasiswaan dengan baik karena itu akan membangun kreatifitas dan melatih daya inovasi yang tak ternilai harganya”, katanya.

Nara sumber lainnya, Ulfia Nurhasanah Komariah Alumni Penerima Bidikmisi UIN Banjarmasin dan Penerima Beasiswa S2 Institut Pertahanan Nasional untuk menjadi sukses harus membangun networking, traveling, menulis dan banyak mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan bakat dan minat.

Sementara itu Ketua DEMA UIN Antasari Ilham menyampaikan rasa bangganya dapat menggelar webinar walau dalam masa pandemic. “Di masa pandemic mahasiswa harus tetap mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk bisa melakukan adaptasi kebiasaan baru”, katanya.

Menurut Ilham adaptasi kebiasaan baru menuntut kita untuk melakukan pergerakan sosial (social movement) mahasiswa salah satunya peluncuran buku hasil karya mahasiswa Bidikmisi/KIP kali ini.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

5 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

8 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

11 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

12 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

13 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

13 jam yang lalu