BERITA

Breaking News, Ketua Presidium IPW Neta Pane Meninggal Dunia

MONITOR, Jakarta – Kabar duka, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (16/6/2021) pagi.

Dalam kabar yang beredar, Neta Pane menghembuskan nafas terakhirnya di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat, pukul 10.40 WIB.
Sebelumnya, ia menjalani perawatan di rumah sakit karena positif Covid-19.

Pihak keluarga pun membenarkan bahwa Neta Pane meninggal karena terpapar virus Corona.

“Mohon doanya untuk sahabat sekaligus saudara kita, H.NETA SAPUTRA PANE, yang telah menghadap Sang Khalik pada RABU, 16 Juni 2021, sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat,” demikian keterangan pesan berantai yang tersebar di media sosial Whatsapp group, Rabu (16/6/2021).

Recent Posts

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

3 jam yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

4 jam yang lalu

88 Perwira Dirotasi Kapolri Suyudi, IPW Soroti Potensi Gesekan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…

7 jam yang lalu

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Peternak, Kementan Perkuat Genetik dan Produktivitas

MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT

MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…

11 jam yang lalu

Kementan Perkuat Langkah Pemda dalam Pengendalian Penyakit Hewan di Gunungkidul

MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…

21 jam yang lalu