MEGAPOLITAN

Wujudkan Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju, Rutan Depok Rutin Gelar Sidak

MONITOR, Depok – Kepala Rutan Kelas I Depok, Anton menyatakan, kontribusi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan dalam pengungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 1.129 ton jaringan Timur Tengah dan Afrika (Nigeria), merupakan hasil sinergi antar aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Ini membuktikan peran aktif Ditjen Pemasyarakatan dan seluruh unsur didalamnya termasuk kami (Rutan Depok), maksimal dalam upaya melakukan pemberantasan peredaran narkoba,” kata Anton, dalam keterangannya kepada MONITOR, Selasa (15/06).

Disebutkannya, dalam pemberantasan narkoba, Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jawa Barat, terus meningkatkan sinergi dengan melakukan kunjungan koordinasi dengan Diresnarkoba Polda Jabar dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat.

“Atas sinergi itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jawa Barat, bapak Taufiqurakhman telah mengimbau kepada seluruh kepala satuan kerja pemasyaraktan, termasuk kami, untuk selalu melibatkan Polri, TNI, BNN dan aparat penegak hukum lainnya dalam upaya pencegahan dan pengungkapan peredaran narkoba, khususnya di Rutan Depok,” ungkapnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut atas keberhasilan Ditjenpas dan perintah dari Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Jawa Barat, jelas Anton, pihaknya pun rutin melaksanakan deteksi dini terkait gangguan keamanaan dan ketertiban serta pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan Rutan Depok.

“Tadi malam, dengan dibantu personel TNI, kami (Rutan Depok) juga melaksanakan sidak rutin ke kamar hunian warga binaan (WBP), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Anton.

Adapun tujuan diadakanya sidak rutin kamar tersebut, lanjut Anton, tidak lain sebagai upaya meminimalisir terhadap peredaran barang-barang terlarang.

Selain itu, juga sebagai perwujudan dari 3 kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Berantas Peredaran Narkoba, serta Melakukan Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum.

“Dari hasil sidak yang kami lakukan tadi malam, kami dapatkan 3 unit handphone, 3 charger handphone, 1 speaker, 1 power bank, 1 alat pemanas air, 3 gunting, 1 gunting kuku, 1 set kartu remi, 11 senjata tajam modifikasi, 1 batang besi dan 1 selang plastik.”

“Semoga dengan adanya pengawasan serta monitoring yang ketat ini dapat mewujudkan Rutan Kelas I Depok menjadi Rutan yang bersih dan bebas dari narkoba serta barang terlarang lainya,” pungkasnya.

Recent Posts

Bicara di Forum OOC 2026 Kenya, Rokhmin Dahuri Paparkan Visi Ekonomi Biru sebagai Masa Depan Global

MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…

5 jam yang lalu

Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air

MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…

18 jam yang lalu

Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul

MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…

19 jam yang lalu

Kekeringan Meluas, Puan Ingatkan Pemerintah Siaga Air Bersih dan Antisipasi Dampak di Sektor Pangan-Kesehatan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…

1 hari yang lalu

Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…

1 hari yang lalu

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

2 hari yang lalu