Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (net)
MONITOR, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi harus dipertimbangkan sisi madharatnya. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, pun mendukung keputusan Kementerian Agama yang membatalkan keberangkatan calon jamaah haji di tahun 2021 ini.
Menurutnya kesehatan jamaah adalah prioritas dan harus menjadi tanggungjawab negara. Sehingga, batalnya keberangkatan haji ini dipastikan dapat mencegah penularan virus Corona yang masih terjadi di beberapa negara lainnya.
“Kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji harus menjadi tanggungjawab negara. Dengan adanya wabah Covid-19 yang masih melanda dunia, termasuk yang terjadi di Arab Saudi dan negara-negara lainnya, harus menjadi perhatian serius kita demi kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji,” ucap Ace Hasan dalam keterangannya.
Ditengah pro kontra kebijakan Kemenag soal pembatalan haji, Legislator dari Fraksi Golkar ini menyarankan agar Kemenag menjalin komunikasi yang tepat dan bijak sehingga dapat diterima oleh kalangan luas.
“Hanya memang yg harus dilakukan Kemenag RI menjelaskan kepada masyarakat soal kebijakan ini agar dapat dipahami dan diterima sebagai keputusan yang tepat,” ujar Ace memberikan saran.
“Karena itu, Kementerian Agama harus memiliki komunikasi dengan narasi yang dapat diterima masyarakat secara bijak,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…
Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…
MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…