BISNIS

Inspirasi Usaha Peternakan Sapi Santri Khusus untuk Qurban

MONITOR – Peternakan Sapi Kandang Munzalan Mubaroka di kawasan Cisalak, Cimanggis Kota Depok merupakan sebuah usaha peternakan sapi unik yang khusus untuk pasar qurban.

Kandang yang bersih dan dilengkapi pengolahan pakan dari pabrik limbah tahu yang berada satu kawasan, menerapkan prinsip usaha berkah.

Peternakan ini dibangun, dikelola dan dikembangkan untuk menopang operasional pesantren tahfidz Al-Qur’an.

Berawal dari puluhan sapi, saat ini Kandang Munzalan Mubaroka telah memiliki ratusan sapi dengan beragam jenis dari sapi Limosin, Sapi Simental, sapi Jawa, sapi Bali, sapi NTT, Sapi Madura dan lain-lain.

Recent Posts

Jasa Marga: Hingga H+2 Arus Balik Volume Lalu Lintas Meningkat 49,15 Persen

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…

5 menit yang lalu

Arus Balik, Jasa Marga Operasikan Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Segmen Sadang-Setu

MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…

11 jam yang lalu

Indonesia Tantang Dominasi Negara Maju di WTO, Bawa Agenda Keras di KTM ke-14 Kamerun

MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…

12 jam yang lalu

Perbedaan Idul Fitri 1447 H Picu Penolakan, SETARA Institute: Negara Wajib Lindungi Hak Beribadah Warga

MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…

14 jam yang lalu

Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B dan Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…

18 jam yang lalu

One Way Lokal KM 425–414 Diberlakukan, Arus Balik Tol Semarang Arah Jakarta Diurai

MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…

18 jam yang lalu