Penumpukan sampah di TPST Bantar Gebang/ dok: Suara Jabar
MONITOR, Jakarta – Penanganan sampah di ibukota harus menjadi tanggungjawab bersama. Hal demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Selama ini, dikatakan Riza, masyarakat masih menganggap sampah hanyalah sisaan yang harus dibuang. Padahal, menurutnya sampah bisa diolah kembali sehingga lebih memiliki nilai jual yang tinggi.
Riza menyadari, penanganan dan pengolahan limbah sampah ini butuh kolaborasi antara sejumlah elemen.
“Perlu kolaborasi agar tumpukan sampah tidak semakin tinggi. Salah satu solusinya, mengubah sampah menjadi energi,” kata Riza Patria, belum lama ini.
Untuk saat ini, Riza menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Merah Putih di Bantar Gebang.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…
MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…
MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…
MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…
MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…