BERITA

Pemprov DKI Terima 1,5 Juta Vaksin Astra Zeneca, Ini Imbauan Dinkes

MONITOR, Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengungkapkan wilayah DKI Jakarta akan menerima sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Astra Zeneca dari Kementerian Kesehatan RI. Saat ini, sebanyak 500.000 dosis vaksin Astra Zeneca sudah diterima oleh Pemprov DKI Jakarta.

Widyastuti pun mengajak masyarakat Jakarta yang belum pernah divaksin, bisa divaksin menggunakan.Vaksin Astra Zeneca. Sebab vaksin ini sudah dipakai dalam beberapa minggu terakhir untuk jajaran TNI/Polri di Jakarta.

“Mulai 5 Mei, seluruh pelayanan vaksinasi COVID-19 yang dibiayai pemerintah di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta, seperti Puskesmas, RS, Klinik, Sentra Vaksin dan di luar gedung Puskesmas menggunakan vaksin Astra Zeneca untuk pemberian dosis pertama. Vaksin Astra Zeneca ini diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 12 minggu,”ujarnya.

Dijelaskannya sasaran pemberian vaksin Astra Zeneca masih sama sesuai tahapan, yaitu untuk kelompok lansia, pelayan publik, dan warga usia 18 tahun ke atas yang berada di RW padat penduduk sesuai Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Pemukiman Terpadu, daerah yang terdapat atau berpotensi terjadinya kasus COVID-19 dengan Variant of Concern (VOC), dan daerah zonasi paling berisiko pada PPKM Mikro.

Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, jika ada warga yang dosis pertama menggunakan vaksin Sinovac, maka dosis kedua tetap menggunakan Sinovac, karena telah dilakukan penghitungan dan dosis vaksinnya pun telah disediakan. “Namun, untuk warga yang baru mendapat dosis pertama per hari ini, maka akan diberikan Astra Zeneca,” imbuhnya.

Widyastuti menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 dengan menjangkau pemukiman padat penduduk sebanyak 445 RW se-DKI Jakarta.

“Percepatan terus dilakukan. Saat ini, kapasitas suntik vaksin dosis pertama pun sudah sampai sekitar 76.000 per hari, karena banyaknya kolaborator yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan kami juga sudah memberikan pelatihan kepada lebih dari 10.000 vaksinator. Kita mampu karena sentra vaksin kita banyak, ada yang di mal, pasar, hingga Kecamatan. Tapi, perlu diingat, meskipun sudah divaksin, tetap terapkan 5M,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Hadirkan Layanan Belanja Produk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Via E-commerce

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan platform e-commerce menghadirkan…

27 menit yang lalu

Aturan Baru Kemenag, Penyuluh Agama Islam Kini Bisa Jadi Kepala KUA

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1644 Tahun 2025…

49 menit yang lalu

Ansor Jakarta Utara: Wacana Polri jadi Kementerian merupakan Langkah Mundur Reformasi

MONITOR, Jakarta - Sufyan Hadi, Ketua Ansor Jakarta Utara secara tegas menolak wacana menjadikan Kepolisian…

2 jam yang lalu

JTT Intensifkan Pemeliharaan Ruas Tol Jakarta–Cikampek untuk Hadapi Cuaca Ekstrem

MONITOR, Bekasi - Menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi sepanjang Januari 2026, PT…

2 jam yang lalu

Kuota KIP Kuliah Kemenag 2026 Naik Jadi 34.653 Mahasiswa

MONITOR, Jakarta - Jumlah mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang menerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah…

3 jam yang lalu

Kemitraan Ritel Dorong Pengusaha UMKM Perkuat Ekonomi Nasional

MONITOR, Bogor — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa keterlibatan pengusaha UMKM…

4 jam yang lalu