BERITA

Nekat Angkut Pemudik, Puluhan Mobil Travel Gelap Diamankan Polres Depok

MONITOR, Depok – Polres Metro Depok berhasil mengamankan 22 mobil travel yang tidak berizin. Kendaraan yang disita tersebut kebanyakan jenis ELF dan berasal dari luar Kota Depok.

“Kendaraan itu tidak berizin, diduga juga milik pribadi. Namun digunakan untuk perjalanan mengangkut orang. Mobil yang diamankan kebanyakan dari Bogor, Sumedang, Banten bahkan Jepara, Jawa Tengah,” kata Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Andi M Indra Waspada, Selasa (04/05/21).

Dikatakannya, penindakan bagi travel gelap merupakan instruksi dari pemerintah terkait larangan mudik. Menjelang hari raya operasi ini akan terus dilaksanakan.

Sesuai aturan di Pasal 173 ayat (1) huruf C maka penyelanggaraan angkutan orang tidak dalam trayek, kemudian tidak memiliki izin penyelenggaraan pengangkutan barang bahwa kendaraan tersebut menyimpang dari izin yang ditentukan.

“Artinya apabila travel tersebut tidak memiliki izin trayek, maka dianggap travel gelap. Artinya tidak memiliki izin yaitu ada perbedaan antara plat hitam dan kuning. Yang legal pelat kuning,” jelasnya.

Ia mengingatkan, agar masyarakat yang hendak bepergian sebelum larangan mudik harus menggunakan kendaraan yang berizin dan bertrayek. Lanjut dia, terkait kendaraan yang diamakan akan dikenakan tindakan tilang.

“Sidangnya habis lebaran. Kami ingin member efek jera kepada para pengemudi travel gelap supaya tidak mengangkut lagi penumpangnya jelang lebaran,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kendaraan yang diamankan, melanggar pasal 308 UU 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya pidana kurungan selama dua bulan atau denda Rp 600 ribu.

“Yaitu setiap orang yang memberikan kendaraan bermotor yang tidak memiliki izin penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

21 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

23 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu