POLITIK

Anis Matta Yakin Perempuan akan Semakin Eksis di Pemilu 2024

MONITOR, Jakarta – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yakin kaum perempuan akan semakin eksis dalam Pemilu 2024 mendatang. Kaum perempuan akan semakin berpengaruh dalam menentukan masa depan politik Indonesia ke depan. 

“Dalam Pemilu 2024 akan datang, kita akan menyaksikan Partai Gelora menjadi pelopor pemberdayaan Perempuan Indonesia, karena pengaruh yang mereka berikan semakin besar dalam politik,” kata Anis Matta saat menjadi keynote speaker dalam acara peringatan Hari Kartini Partai Gelora Indonesia dengan tema ‘Perempuan Gelora, Perempuan Berdaya’ di Jakarta, Selasa (20/4/2021). 

Menurut Anis Matta, Partai Gelora mempunyai ide untuk menjadikan seluruh perempuan Indonesia berdaya. Sebab, agama, negara dan masyarakat memberi peluang bagi perempuan lebih berdaya dan berpartisipasi, tidak hanya di lingkungan sosial saja, tapi juga politik dan bisnis. 

“Insya Allah peluang-peluang ini bisa kita rebut. Perempuan Indonesia bersama Partai Gelora menemukan ruangnya untuk mengaktualisasi dirinya,” ujar Anis Matta. 

Bidang Perempuan Partai Gelora, lanjut Anis Matta, telah menemukan narasinya dan menjadi role model untuk mengajak kaum perempuan Indonesia agar berpartisipasi lebih besar lagi dalam  berbagai bidang. 

“Kita bersyukur bisa mendorong perempuan berpartisipasi lebih besar lagi. DPD sudah 100 persen di 514 kabupaten/kota dan DPC sudah 73 persen. Kita ingin di DPD dan DPC dibentuk bidang perempuan, supaya ide perempuan tidak hanya di Jakarta saja, bukan hanya di ibukota provinsi, tapi juga sampai ke desa-desa,” tegas Anis Matta. 

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menambahkan, dalam era milenium ini kaum perempuan harus diperkuat pada posisi yang tinggi, sejajar dan setara, bukan sebaliknya dilemahkan. 

“Kita harus bangkit bersama dan saling menguatkan, karena laki-laki dan perempuan itu diciptakan berpasangan. Harus saling menguatkan, tidak boleh menganggap perempuan tidak ada. Inilah arti emansipasi sebenarnya,” kata Fahri Hamzah. 

Karena itu sebagai pasangan, menurut Fahri, kaum pria harus membuat perempuan semakin berjaya, sehingga dapat menyongsong masa depan yang penuh ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 ini dapat dilakukan secara bersama-sama. 

“Laki-laki dan perempuan harus saling menguatkan dan bersatu. Ini waktunya bagi perempuan untuk bekerja, semakin setara dan kita bersama-sama bersatu menyongsong masa depan Indonesia,” tandas Fahri. 

Guru Besar IPB dan Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI, Prof Dr Ir Aida Vitaliya Hubels menilai kebijakan pemerintah dalam meningkatkan peran perempuan telah membawa dampak positif bagi perempuan. Misalnya dalam pengisian ragam jabatan yang ditempati perempuan. 

“Perempuan semakin kompeten dan kapabel. Ada yang jadi menteri, anggota DPR, gubernur, bupati, walikota, rektor perguruan tinggi dan komisaris BUMN. Akses terhadap perempuan semakin terbuka,” kata Aida. 

Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia Ratih Sanggarwati mengatakan, peringatan Hari Kartini 2021 di tengah pandemi Cobid-19 ini bisa menjadi momentum berbagi dan memberi inspirasi, serta meningkatkan hak-hak kesetaraan gender kaum perempuan. 

“Perempuan saat ini berjuang di tengah situasi yang sulit, sehingga bisa memberikan inspirasi bagi keluarga dan lingkungannya,” kata Ratih. 

Kartini masa kini, dalam pandangannya, memiliki dedikasi, kiprah dan kontribusi yang luar biasa, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja.  

“Sekarang perempuan dapat memaksimalkan perannya untuk ikut membangun Indonesia maju dan kokoh lagi. Bersama perempuan Gelora, perempuan berdaya,” katanya. 

Dalam peringatan Hari Kartini ini, Partai Gelora menggelar berbagai lomba antara lain lomba narasi sejarah Kartini, lomba pantun dan Kartini Award. 

Lomba narasi sejarah Kartini ini diikuti oleh anak-anak dan remaja dari berbagai daerah di Indonesia.  Pemenang pertama di Faza Mutmainah dari Banyumas, Jawa tengah. Pemenang kedua Mursi dan Najwa dari Makassar, Sulawesi Selatan, serta Eva Julianti pemenang ketiga dari Maluku. 

Sedangkan pemenang lomba pantun, pemenang pertama diraih pelajar SMA Regina Pacis, Ngada, Nusa Tenggara Timur. Pemenang kedua diraih Ali Nurdin dari Sanggar Bang Ben DKI Jakarta, serta pemenang ketiga Reni Isniati dari Pekanrbaru Riau. 

Sementara untuk Kartini Award Partai Gelora 2021, yang menjadi pemenang inspirasi pertama adalah Ana Rohanah Salamah dari DPW Bali, pemenang kedua Deni Rahmawati dari DPW Jawa Timur, pemenang ketiga Evi Femilia dari DPW DKI Jakarta, pemenang keempat Herlita Jayadianti dari DPW Daerah Istimewa Yogyakarta dan Fitri dari DPW Kalimantan Timur menjadi pemenang inspirasi kelima. 

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

5 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

5 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

12 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

4 hari yang lalu