Ekonomi Dunia Terpukul, Sri Mulyani Harap Dukungan IMF dan WBG

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati (dok: Instagram Sri Mulyani)

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan berkat adanya vaksin dan dukungan kebijakan, di tahun ke-2 pandemi Covid-19, prospek pemulihan ekonomi terproyeksi makin baik.

Ia menekankan, seharusnya keseimbangan proses pemulihan juga terlihat di seluruh negara di dunia. Namun nyatanya, kata dia, sejumlah negara justru mengalami pukulan lebih kuat, sehingga pertumbuhan ekonominya masih diprediksi sangat rendah.

“Saya mendorong IMF dan WBG untuk meningkatkan dukungan ke negara-negara di dunia, agar beban utang negara-negara tersebut dapat dikelola secara efektif, akses terhadap vaksin meningkat, dan dapat menerapkan strategi pemulihan pertumbuhan dengan lebih baik,” kata Sri Mulyani menyarankan.

Ia menyadari pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan yang tidak semestinya pada keuangan sektor publik. Sehingga, menurutnya G20, WBG, IMF, dan kreditor swasta harus bisa bekerja sama untuk memastikan adanya skema pembagian beban yang adil untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah.

Dikatakan Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini, pemerintah Indonesia menyambut baik usulan dari WBG dan IMF mengenai pemulihan ekonomi melalui pertumbuhan yang berdaya tahan dan inklusif sebagai kerangka kebijakan yang komprehensif untuk mengintegrasikan pertumbuhan dan penanggulangan perubahan iklim.

“Saya harap WBG dan IMF dapat makin memperkuat peran penting mereka sebagai mitra kerja yang dapat diandalkan dan mitra pembangunan yang efektif bagi negara-negara anggota, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang ini,” tandasnya.