BUMN

Jamkrindo Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat

MONITOR, Cirebon – PT Jamkrindo menyerahkan bantuan ambulans untuk masyarakat melalui program Bina Lingkungan dalam rangka membantu peningkatan layanan Kesehatan. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat kurang mampu, terutama pada masa pandemi.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur MSDM, Umum dan Kepatuhan PT Jamkrindo Sulis Usdoko kepada pengurus Yayasan Al Fadillah Panongan Palimanan di Jalan Kiageng Tepak, Desa Panongan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon pada Jumat (9/4/2021).

Sulis Usdoko mengatakan, PT jamkrindo hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya memperoleh layanan kesehatan seperti ambulans.

”Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan kebaikan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Palimanan dan sekitarnya,” ujar Sulis.

PT Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan kredit yang kini menjadi anggota holding Perasuransian dan Penjaminan dengan branding Indonesia Financial Group (IFG) telah secara aktif dan berkelanjutan memberikan bantuan kepada masyarakat terutama kepada masyarakat yang tertimpa musibah seperti korban bencana alam dan secara aktif berkontribusi dalam membantu masyarakat saat pandemi COVID-19.

Bantuan yang telah diberikan berupa bantuan alat kesehatan, sembako, beasiswa pendidikan, bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan bantuan-bantuan lain yang terkait dengan dampak Covid-19.

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT Jamkrindo juga terlibat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah memalui pemberian kredit modal kerja untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM.

PT Jamkrindo bersama dengan anak usahanya PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) telah melakukan penjaminan terhadap 798.192 debitur Kredit Modal Kerja (KMK) dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah. Perusahaan telah merealisasikan penjaminan PEN sebesar Rp 12,859 triliun, dengan rincian Jamkrindo sebesar Rp 9,071 triliun dan Jamsyar Rp 3,788 triliun hingga akhir Maret 2021.

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram. Pada penjaminan program, PT Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR, penjaminan KMK dalam rangka PEN, penjaminan sistem resi gudang, dan penjaminan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Adapun, untuk penjaminan non-program, produk penjaminannya adalah penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan kredit multiguna, penjaminan distribusi barang. Kemudian surety bond, customs bond, penjaminan keagenan kargo, penjaminan supply chain financing (invoice financing), dan penjaminan bagi lembaga fintech.

Recent Posts

Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat dan Ilusi Persatuan Sunni-Syiah

Adriansyah (Ketua Ikatan Keluarga Alumni FISIP UIN Jakarta) Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat…

2 jam yang lalu

Panglima TNI Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 57 Pati, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

MONITOR, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab), pelantikan…

2 jam yang lalu

Koalisi Sipil: Indonesia Hadapi ‘Darurat Reformasi TNI’

MONITOR, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik wacana revitalisasi internal TNI yang…

3 jam yang lalu

Diskon Tol 30 Persen Dongkrak Arus Balik, 315 Ribu Kendaraan Melintas di Cikampek Utama

MONITOR, Cikampek – Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mengalami…

7 jam yang lalu

UIN Jakarta Masuk Peringkat 29 Universitas Terbaik Dunia

MONITOR, Jakarta — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menorehkan prestasi gemilang di…

7 jam yang lalu

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna…

19 jam yang lalu