BERITA

Bawa Kapal Phinisi, Partai Gelora Bantu Korban Bencana di NTT-NTB

MONITOR, Jakarta – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menerjunkan tim relawan kemanusian Blue Helmet Pusat ke lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Alhamdulillah, relawan Blue Helmet telah tiba di Adonara, NTT, untuk memulai aksi kemanusiaan pasca banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah daerah di sana,” kata Anis Matta, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

Menurut Anis Matta, inisiatif kemanusiaan ini merupakan bentuk kehangatan dalam berbangsa. Tapi itulah makna kebersamaan sebagai sesama anak bangsa. 

“Ketika ada saudara yang membutuhkan, kita datang dengan apa yang ada, meski kadang dengan sekedar sepasang tangan dan tenaga saja,” katanya.

Anis Matta yakin selama ada pahlawan kemanusian seperti Blue Helmet, maka setiap badai akan dihadapi bersama sebagai sesama anak bangsa yang melihat penderitaan saudara-saudara mereka yang tertimpa bencana

“Saya selalu percaya, selama ada pahlawan kemanusiaan seperti Anda sekalian, bangsa ini akan tegak berdiri menghadapi badai,” katanya.

Ketua Bidang Pelayanan Masyarakat (Yanmas) DPN Partai Gelora Indonesia Styandari Hakim menyampaikan duka cita mendalam atas terjadinya banjir bandang di NTT dan NTB.  

“Sesuai arahan ketua umum Anis Matta, Partai Gelora harus menjadi pelayan bagi masyarakat. Kami sudah menginstruksikan Blue Helmet untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT dan NTB,” kata Styandari Hakim. 

Ketua Umum Blue Helmet Sulfiadi Barmawi melaporkan tim Blue Helmet sudah sampai di NTT dan NTB. Blue Helmet akan segera berkoordinasi dengan stakeholder, serta mitra kolaborasi di NTT dan NTB. 

Komandan Relawan Blue Helmet untuk NTT dan NTB menambahkan, Blue Helmet membawa kapal Phinisi untuk menjangkau pulau-pulau di Nusa Tenggara yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.

“Kami sudah memberangkatkan kapal Phinisi, Kolaborasi Ekspedisi Phinisi Kemanusiaan Blue Helmet yang menjangkau jejeran pulau Nusa Tenggara, daerah terdampak bencana beberapa hari lalu.,” kata Jumardi.

Recent Posts

Menag Suarakan Diplomasi Keagamaan Global di Internasional Sant’egidio Assisi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…

5 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 pada 27 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…

5 jam yang lalu

Wamen Helvi: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di…

5 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu