PENDIDIKAN

Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka, KPAI: Vaksinasi Cuma Pendukung

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menyelenggarakan FGD Pembukaan Sekolah Tatap muka dengan stakeholder terkait termasuk mengundang Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Beberapa pemerintah Daerah sebagai pihak yang memberi ijin juga sudah menggelar pertemuan serupa untuk meminta masukan semua stakeholder terkait. Diantaranya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang juga mengundang KPAI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dimana Kepala Dinas Pendidikan juga meminta masukan tertulis dari KPAI.

Penyelenggaran FGD sekolah tatap muka tersebut memberikan sinyal bahwa sekolah akan di buka pada tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juli 2021 yang akan datang. Sejumlah persiapan dilakukan oleh sejumlah daerah.

Retno Listyarti, selaku Komisioner KPAI Bidang pendidikan, mengatakan pada prinsipnya pembelajaran tatap muka (PTM) akan dilakukan secara campuran dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), mengingat selama pandemic PTM hanya bisa dihadiri maksimal separuh dari jumlah peserta didik.

“KPAI berpendapat bahwa vaksinasi hanya factor pendukung dalam pertimbangan pemerintah membuka sekolah, karena factor utamanya haruslah persiapan insfrastruktur dan protocol kesehatan/SOP Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sekolah,” ujar Retno Listyarti, Sabtu (20/3/2021).

Tanpa penyiapan infrastruktur dan protocol kesehatan/SOP AKB maka potensi sekolah menjadi kluster baru sangat besar. Jika Guru sudah divaksin, namun peserta didik belum divaksin maka kekebalan kelompok tidak akan terbentuk. Kekebalan kelompok terbentuk jika jumlah yang divaksin mencapai 70-80 persen dari populasi. Sementara jumlah siswa bisa mencapai 1000 dengan guru hanya 70 orang, tidak sampai 10 persen dari populasi di sekolah.

“Sementara dalam aplikasi pengisian penyiapan buka sekolah di laman Kemdikbud sampai dengan tahun 2021 baru diisi sekitar 50 persen lebih sedikit sekolah yang mengisi dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut yang masuk kategori siap hanya sekitar 10 persen”, ujar Retno.

Retno menambahkan, sementara data yang tidak berbeda juga di dapat dari hasil pengawasan KPAI pada Juni-November 2020 terkait penyiapan buka sekolah di 49 sekolah pada 21 kabupaten/kota di 8 provinsi. Dari 49 sekolah tersebut, hanya 16,3% yang siap dan 83,7% belum siap.

Meskipun belum siap melengkapi infrastruktur dan protocol kesehatan/SOP AKB, namun sejumlah sekolah di daerah pada Januari sudah buka sekolah tatap muka, seperti di Nangroe Aceh Darussalam, sudah 20% sekolah dibuka, begitupun di Jawa Barat ada sekitar 2500 sekolah sudah PTM secara terbatas, bahkan di Jawa Timur hampir 5000 sekolah sudah PTM, meskipun baru tahap simulasi.

Recent Posts

Kementan dan BULOG Sidak Pasar di Bengkulu, Stok Beras dan Pangan Dipastikan Aman Jelang Ramadan 2026

MONITOR, Bengkulu – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga tetap terjaga menjelang…

3 menit yang lalu

JTT Layani 175 Ribu Kendaraan di Trans Jawa Saat Libur Imlek 2026, Lalu Lintas Naik Hingga 31 Persen

MONITOR, Cikampek - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan mobilitas kendaraan selama periode…

53 menit yang lalu

Libur Imlek 2026, Dirut Jasa Marga: Lebih dari 1,6 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek, Naik 12,32 Persen

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.623.619 kendaraan keluar dan masuk wilayah…

3 jam yang lalu

Menag: 100 Persen Siswa Madrasah Korban Banjir Sumatra Tetap Belajar

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan…

3 jam yang lalu

Manasik Haji Capai 95 Persen, Jemaah Siap Berangkat 21 April 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program…

6 jam yang lalu

Resmi! Ini Juknis Pembelajaran Ramadan 2026 bagi Seluruh Madrasah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pembelajaran Ramadan 2026 sebagai acuan bagi…

8 jam yang lalu