Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie (dok; Republika)
MONITOR, Jakarta – Wacana masa jabatan Presiden bakal diperpanjang selama tiga periode menuai perhatian masyarakat Tanah Air. Pasalnya, isu tersebut diduga digulirkan oleh politikus senior Amien Rais.
Melalui laman video yang diunggahnya, Amien Rais menyatakan rezim Jokowi berniat ingin menguasai seluruh lembaga tinggi yang ada di Indonesia.
Menyikapi isu ini, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie meminta publik agar tidak terpancing wacana perpanjangan masa jabatan Presiden itu. Menurut Jimly, itu adalah sebuh jebakan politik.
“Jangan ada yang terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode. Ini ide yang buruk dari semua seginya, dan cuma digulirkan sebagai jebakan saja,” tukas Ketua Umum ICMI ini.
Jimly menegaskan, hingga kini bangsa Indonesia tidak membutuhkan adanya perpanjangan masa jabatan Presiden.
“Bangsa kita pun juga tidak mbutuhkan prpanjangan masa jabatan presiden sama sekali. Maka kalo ada ide perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…
MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…