BUMN

Pertamina Beberkan Capaian Positif dari Inovasi di Operasional Kilang

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), terus berupaya meningkatkan pencapaian kinerja yang positif di operasional kilang. Pelaksanaan efisiensi dalam pengelolaan kilang serta implementasi berbagai inovasi secara berkesinambungan diupayakan dapat menunjang pencapaian kinerja positif di atas target.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya menjelaskan bahwa pencapaian positif ini juga merupakan hasil penerapan  inovasi dan ide-ide terobosan yang dijalankan secara berkesinambungan oleh Sumber Daya Manusia kilang yang berjumlah lebih dari 5.400 pekerja. Inovasi pekerja ini telah menghasilkan Downstream Value Creation dengan Financial Impact lebih dari dua kali lipat di atas target seharusnya.

Beberapa inovasi yang dilakukan Pertamina di bisnis kilang melingkupi inovasi proses, optimasi dan arus minyak, value protection, energy saving, HSSE dan pemenuhan regulasi, dan capability building. Inovasi ini menghasilkan value creation sebesar sekitar USD 115 juta atau lebih dari 230% di atas target.

Beberapa kinerja operasi kilang yang dicapai antara lain, Pertamina berhasil menyerap minyak mentah dan produk intermediate untuk diolah di kilang dengan angka realisasi penyerapan lebih dari 7% di atas target. Sedangkan untuk produk kilang yang dihasilkan mengalami peningkatan lebih dari 11% dari target yang ditetapkan.

Kilang PT KPI juga menghasilkan produk-produk utama kilang lebih tinggi hampir 4% di atas target. Produk produk-produk utama tersebut adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Premium, Kerosene, Avtur, Solar & Biosolar, Dexlite, Pertadex, Paraxylene dan Benzene.

 “Pencapaian kinerja operasional di Kilang Pertamina merupakan buah dari upaya sinergis dan kolaboratif dari Sumber Daya Manusia yang ada di lingkungan Kilang Pertamina. Hal ini semakin diperkuat dengan penerapan hasil inovasi secara berkesinambungan,” imbuh Ifki.

Disamping itu, sebagai wujud nyata komitmen PT KPI terhadap pengelolaan lingkungan sepanjang tahun 2020, PT KPI berhasil mendapatkan pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam ajang PROPER dengan raihan capaian 3 Proper Emas dan 2 Proper Hijau.

Salah satu contoh program unggulan yang dikembangkan adalah dari Kilang Pertamina Cilacap berupa program Sistem Desalinasi Air Berbasis Masyarakat (Sidesi Mas) di Dusun Bondan Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut, dan program Masyarakat Mandiri Pemanfaatan Nipah menjadi Bioetanol (Mak Mintol) di Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Lau.

“Kilang Pertamina bersinggungan erat dengan lingkungan sekitar termasuk masyarakat, melalui pengelolaan lingkungan yang baik, kami optimis dapat menjaga kesinambungan pengelolaan kilang demi pencapaian kinerja operasi yang semakin baik,” pungkas Ifki.

Recent Posts

Inovasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga Diklaim Mampu Tekan Emisi hingga 45,6 Persen

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit…

2 jam yang lalu

Silatnas & Pengaosan IKTASA ke-100 Perkokoh Peran Alumni dalam Membangun Bangsa

MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Assalafie–Assalafiat (IKTASA) menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas), Pengaosan ke-100, serta pengukuhan…

2 jam yang lalu

Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp184 Triliun

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perdagangan mencatat capaian positif Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 yang berhasil…

3 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional, STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Indonesia

MONITOR, Surabaya — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan…

11 jam yang lalu

Kemenperin Sosialisasikan Permenperin 2/2026 Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kawasan Industri

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat upaya menciptakan iklim investasi industri yang kondusif, efisien,…

12 jam yang lalu

Menaker Tegaskan PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Terbesar Ada pada Implementasi

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) harus dikawal secara…

1 hari yang lalu