Menteri Keuangan Sri Mulyani mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Mr. Kanasugi Kenji,
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan hubungan antara Jepang dan pemerintah Indonesia terjalin semakin baik. Bahkan, kedua negara ini tengah membahas peluang kerjasama antara dua negara ini.
Dalam pertemuan bersama Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Mr. Kanasugi Kenji, Sri Mulyani meyakini terbitnya Omnibus Law UU Cipta Kerja akan mampu menggaet investor Jepang untuk tertarik berinvestasi.
Misalnya, dalam sektor industri otomotif. Sri Mulyani mengatakan industri otomotif Jepang telah tumbuh dengan sangat baik di Indonesia.
“Oleh karenanya, saya mengajak pemerintah Jepang untuk berpartisipasi dalam pengembangan kendaraan listrik,” kata Sri Mulyani, belum lama ini.
Pemerintah Indonesia pun akan memberikan insentif fiskal bagi pengembangan electric vehicle. Menurut Sri Mulyani, ini merupakan kesempatan yang besar bagi Jepang untuk berinvestasi di Indonesia.
“Saya harap hubungan Indonesia-Jepang yang sudah lama terjalin baik dapat terus berlangsung, tidak hanya perdagangan internasional, tetapi juga membuka berbagai peluang investasi lain di Indonesia,” imbuhnya.
MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…
MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…
MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…