Ketua Bamus 1982 dan Wakil Ketua Watim Partai Golkar DKI Jakarta, H.Zainuddin alias Haji Oding
MONITOR, Jakarta – Keinginan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjual sahamnya di perusaahan yang memproduksi menimun berakhol PT Delta Djakarta, masih pro dan kontra. Ini dibuktikan belum adanya kesepakatan dari para wakil rakyat Jakarta untuk ‘mangamini’ keinginan tersebut.
Orang Betawi yang notabene sebagai masyarakat asli Jakarta, memberi dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berjuang agar bisa melepas saham Pemprov DKI di PT Delta.
“Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan menjual saham PT Delta harus mendapat dukungan terutama dari DPRD DKI Jakarta,” ujar Ketua Bamus Betawi 1982 H. Zainuddin dalam keterangannya kepada MONITOR, Jumat (5/3).
Menurut Haji Oding panggilan akrabnya, keinginan pak Gubernur harus kita respons positif karena terkandung niat baik untuk mencegah dampak negatif yang jauh lebih besar bagi generasi ke depan ketimbang hanya sekedar aspek keuntungan dari pemasaran produksi bir.
“Saya melihatnya bukan dari nilai penjualan sayamnya, tapi saya melihat niat seorang kepala daerah untuk menyelamatkan generasi anak bangsa,” tegasnya.
“Apalagi aturannya sudah dicabut presiden,” sambungnya.
Dengan niat untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya minuman keras (miras), pihaknya pun berkeyakinan kalau Ketua DPRD DKI beserta anggotanya akan setuju dan masyarakat Jakarta akan happy dengan kebijakan ini.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…