Ketua OC Mubes Kosgoro H. Zainuddin alias Haji Oding
MONITOR, Jakarta – Musyawarah besar (Mubes) IV Kosgoro 1957 terancam batal. Pasalnya, ada kekhawatiran Mubes yang akan diselenggarakan pada 6 hingga 8 Maret di Hotel Mulia tersebut akan berlangsung kisruh dengan munculnya dua kubu yang saling berseberangan. Hal tersebut diungkapkan Ketua OC H. Zainuddin atau yang akrab disapa Haji Oding.
“Berkenaan dengan dinamika penyelenggaraan Mubes Kosgoro 1957 pada tanggal 6-8 Maret 2021 baik yang akan berlangsung di Cirebon maupun di Jakarta yang bisa saja memungkinkan terpecahnya Kosgoro 1957 menjadi dua kubu yang saling berseberangan maka harus ada langkah2 bersama demi menghindari perpecahan tersebut,” ujar Haji Oding dalam keterangannya kepada MONITOR, Rabu (3/3).
Menurut politisi gaek Partai Golkar ini, sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar maka Kosgoro 1957 harus berdiri di depan memberikan contoh tauladan tentang betapa pentingnya menjaga soliditas kebersamaan, persatuan dan kesatuan sejalan dengan semangat pengabdian, kerakyatan dan solidaritas.
“Atas semangat tersebut dan setelah mendapat arahan dari Bang Aziz Syamsudin maka sebagai Ketua OC saya nyatakan bahwa Mubes IV Kosgoro 1957 yg akan dilaksanakan di Jakarta dengan ini dibatalkan,” tegasnya.
Dijelaskannya, langkah tersebut diambil semata-mata demi tetap terjaganya soliditas dan konsentrasi Keluarga Besar Kosgoro 1957 untuk fokus mensukseskan Partai Golkar dalam pembangunan nasional menghadapi suksesi tahun 2024 yang akan datang.
“Kepada jajaran Kosgoro 1957 di seluruh Indonesia kiranya dapat memahami dan menerima keputusan ini demi masa depan Kosgoro 1957 ke depan untuk kejayaan Partai Golkar,” pungkasnya.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…