Wakil Ketua DPR RI Fraksi Golkar Aziz Syamsuddin (dok: kompas)
MONITOR, Jakarta – Kasus narkoba yang menyeret Kapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, menuai kritik tajam. Banyak kalangan yang menyayangkan keterlibatan orang nomor satu di Polsek Astana Anyar itu.
Kejadian ini tak luput dari perhatian Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. Ia meminta kasus narkoba yang melibatkan polisi ini diusut tuntas.
Aziz mengatakan seharusnya Kompol Yuni menjadi sosok ‘galak’ dalam memberantas kasus narkoba, bukan justru terlibat penyalahgunaan tersebut.
Sebagaimana informasi, Kompol Yuni selama ini dikenal sebagai sosok yang berprestasi dan selalu berhasil mengungkap kasus narkoba. Namun ia justru tertangkap bersama dengan 11 orang lainnya di salah satu hotel di Bandung.
“Jangan sampai saat dirinya menjabat justru malah membantu para bandar narkoba untuk mengedarkan. Propam (Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian) harus mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih mendalam,” tegas Politikus Golkar ini.
Ia berharap dalam proses penegakan hukum maupun sanksi yang diberikan kepada pelaku, pihak Polri dapat bersikap akuntabel dan transparan jika terbukti menyalahgunakan narkoba.
MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…
MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…
MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…