NASIONAL

Dua Bulan Ditahan, Habib Rizieq Ajarkan Para Napi Mengaji dan Salat

MONITOR, Jakarta – Kuasa hukum mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengungkapkan bahwa selama dua bulan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri kondisi kesehatan kliennya itu tidak stabil.

Meski begitu, menurut Aziz, Rizieq Shihab tetap menjalankan aktivitas sehari-harinya, seperti berdakwah di rutan, mengajari para narapidana lain mengaji dan menyelesaikan disertasi S3.

“Kegiatan membaca, menyelesaikan disertasi dan berdiskusi agama serta berdakwah. Mengajari para tahanan yang belum bisa ngaji dan salat agar bisa salat dan mengaji. Yang sudah bisa jadi tambah baik,” ungkapnya kepada media, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Aziz mengatakan, penyakit yang diderita Rizieq Shihab memang kerap kambuh. Namun secara umum, menurut Aziz, Rizieq Shihab dalam kondisi yang cukup sehat.

“Masih GERD dan sesak nafas sering kadang kambuh. Alhamdulillah baik dan masih pemulihan dari kondisi kesehatan beliau,” katanya.

Sekadar informasi, awalnya Rizieq Shihab ditahan sendirian di Rutan Bareskrim Polri. Pada 8 Februari 2021, menantunya, yakni Habib Hanif Alatas, mantan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis dan beberapa tersangka lainnya ikut ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Habib Hanif ditahan karena kasus RS Ummi Bogor. Sedangkan Ahmad Shabri Lubis, Haris Ubaidillah, Habib Ali Alwi Alatas, Habib Idrus Alhabsy, Maman Suryadi terkait kasus kerumunan massa di Petamburan dan di Tebet.

“Penahanan, terhadap tujuh orang tersangka dilakukan penahanan di rutan untuk masa waktu selama 20 hari terhitung sejak tanggal 8 Februari 2021 sampai dengan 27 Februari 2021 dan ditempatkan di Rutan Salemba Cabang Bareskrim Mabes Kepolisian RI di Jakarta Selatan,” ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Ebenezer Simanjuntak, dalam keterangannya, Jakarta, Senin (8/2/2021).

Recent Posts

Mazz Reza Pranata: Pemimpin Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

14 jam yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

17 jam yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

2 hari yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 hari yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

2 hari yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

2 hari yang lalu