Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva/ dok: Tribunnews
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menegaskan pemerintah siap dikritik rakyat untuk mengawasi kinerjanya. Komitmen tersebut banyak mendulang pujian dari sejumlah kalangan.
Namun faktanya, pernyataan Presiden Jokowi tampaknya belum terealisasi mulus di lapangan. Masih banyak kalangan kritis yang diancam pidana, bahkan ‘diserang’ para buzzer pendukung pemerintah.
“Jika Presiden Jokowi sendiri mempersilahkan rakyatnya untuk menyampaikan kritik, kenapa banyak yang “sumbu pendek” menyerang kelompok kritis?” tanya eks Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Hamdan mengingatkan bahwa kritik rakyat tidak akan membuat pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin terguling dan jatuh.
“Pemerintah yang kredibel tidak akan jatuh gara-gara kritik rakyatnya,” pungkasnya.
MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…
MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia…
MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…
MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…