Longsor di Depok/ dok: istimewa
MONITOR, Depok – Sebanyak 20 warga yang terdampak longsor di RT 02, RW 03, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya. Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya bencana longsor susulan yang terjadi pada Selasa (09/02) kemarin.
Lurah Sukamaju, Nurhadi mengatakan, sedikitnya ada delapan rumah kontrakan yang terdampak dalam peristiwa longsor tersebut. Namun tidak ada korban jiwa.
“Ada delepan rumah kontrakan yang terdampak, semuanya sudah kosong untuk keamanan. Mereka langsung cari rumah kontrakan baru,” kata Nurhadi saat dikonfirmasi, Jumat (12/02).
Dia menceritakan, bencana longsor yang terjadi pada Selasa (09/02) dini hari tersebut lantaran hujan deras yang mengguyur Kota Depok dan sekitarnya.
“Akibat hujan hujan deras. Lokasinya (kontrakan) juga tepat di atas Kali Jantung dekat Perumahan Tirta Mandala,” jelasnya.
Nurhadi menuturkan, hingga saat ini petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Depok bersama unsur lainnya, dan pemilik kontrakan sedang mengevakuasi reruntuhan longsor. Sekaligus memperbaiki kerusakan di saluran air yang diduga menjadi penyebab bencana tersebut.
“Kami akan pantau terus perkembangan evakuasi di lapangan. Alhamdulillah, warga yang terdampak juga sudah mendapat bantuan paket sembako dari Dinas Sosial (Dinsos) Depok melalui Tagana,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…
MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…
MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…
MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…