Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda. (Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Menguatnya isu rasisme ditengah pandemi Covid 19 membuat banyak kalangan geram. Wasekjen DPP PAN, Slamet Ariyadi, menekankan semestinya bangsa Indonesia justru fokus mengatasi masalah pandemi, bukan terpecah belah.
Slamet, yang juga Anggota Komisi IV DPR RI ini menyatakan tidak ada tempat bagi pelaku rasisme di negeri ini. Ia pun menyayangkan semua kalangan justru menguras energi mereka untuk mengurusi kasus rasisme Permadi Arya, alias Abu Janda.
“Sila kedua Pancasila tegaskan tidak ada tempat untuk rasisme di Indonesia. Negeri ini harus fokus pada peningkatan ekonomi, bukan terkuras pada kasus Abu Janda,” ucapnya, dalam keterangan tertulis.
Lebih lanjut ia meminta aparat penegak hukum untuk tegas dan segera menangkap Abu Janda, agar tidak terjadi ‘bola liar’ ditengah masyarakat.
“PAN meminta aparat penegak hukum harus tegas. Tangkap dan proses hukum pelaku rasisme. Agar tidak terus jadi polemik di masyarakat,” pinta Slamet.
“Penegak hukum segera tangkap dan proses Abu janda,” tegasnya lagi.
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menugaskan pengawas ketenagakerjaan berkoordinasi dan mengawal pelaksanaan kesepakatan…
MONITOR, Lebak – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., mengajak kalangan ulama,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…
MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…
MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…
LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…