Personel Pomdam XVIII/Kasuari sedang membagikan masker gratis kepada warga Manokwari, Papua Barat, Minggu (31/1/2021). (Pendam XVIII/Kasuari)
MONITOR, Manokwari – Pomdam XVIII/Kasuari membagikan 400 masker kesehatan kepada masyarakat Kota Manokwari, Papua Barat, Minggu (31/1/2021).
Pimpinan kegiatan di lapangan yang sehari-hari menjabat Dansatlak Gakum Pengawal Pomdam XVIII/Kasuari, Letda Cpm Prasetyo Budhi S, mengungkapkan bahwa 400 masker kesehatan itu dibagikan secara gratis kepada warga masyarakat yang berada di beberapa titik di Kota Manokwari.
“Kali ini kami membagikan 400 masker kesehatan kepada masyarakat yang sedang berada di sekitar lampu merah Haji Bao, Bandara Rendani, Pasar Wosi dan Pantai Bakaro,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima MONITOR, Jakarta, Minggu (31/1/2021) malam.
Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penertiban protokol kesehatan Covid-19.
“Kodam XVIII/Kasuari terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Kami sebagai unsur pelaksana di lapangan melaksanakan kegiatan ini dengan semaksimal mungkin,” katanya.
Prasetyo menyampaikan bahwa melalui pembagian masker tersebut, diharapkan masyarakat semakin sadar dengan prinsip 3M, yakni Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan.
“Sehingga masyarakat dapat terhindar dari Covid-19, selalu sehat, serta dapat beraktivitas dengan lancar, aman dan nyaman,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR dengan sejumlah agenda.…
MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (IKA PMII UI) prihatin…
MONITOR, Jakarta – Delapan puluh tahun perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) seharusnya menjadi momentum…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…
MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…