BERITA

Kinerja TGUPP Kembali Disorot, Pengamat: Pak Anies Tolong Dievaluasi

MONITOR, Jakarta – Kehadiran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali jadi sorotan. Pengamat Politik Tamil Selvan mengatakan, banyak masyarakat yang mempertanyakan kinerja TGUPP dalam membangun Jakarta. Dengan kata lain, stigma TGUPP yang melekat pada masyarakat Jakarta kurang baik.

“Bahkan ada yang beranggapan kalau TGUPP terkesan berkedudukan melebihi gubernur,” ujarnya kepada MONITOR, Selasa (26/1/2021).

Menurut Kang Tamil, panggilan akrabnya, seharusnya apabila melihat landasan pembentukan TGUPP adalah memberi masukan atau saran kepada gubernur. Namun dalam implementasinya, justru banyak pejabat DKI Jakarta yang mengeluh dimana kehadiran TGUPP melebihi tugas dan peran Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Stigma yang tercipta saat ini seolah gubernur itu apa kata TGUPP dan itu bersifat subjektif. Ini sangat tidak baik bagi citra Anies. TGUPP ini apa sih? saya jadi binggung bagaimana tim di luar struktural bisa lebih powerfull dari pada ASN yang tupoksinya di atur oleh undang-undang. Jangan-jangan TGUPP ini merasa lebih besar dari gubernur,” tanyanya.

Ketua Forum Politik Indonesia (FPI) ini mengatakan, keberadaan TGUPP sering menjadi buah bibir diantara ASN DKI Jakarta, sehingga berdampak kurang baik pada citra politik Anies.

“Sekali lagi saya ingatkan. Kalau kehadiran TGUPP ini sesui tupoksinya yakni hanya memberikan masukan atau saran ke gubernur, itu oke Tapi kalau bersifat mengevaluasi kinerja dinas-dinas, ini kan aneh, dan bahaya menurut saya karena rentan terjadi penyelewengan kewenangan dan praktik korupsi. Masa jabatan struktur diatur oleh nonstruktur, ini yang perlu menjadi perhatian dan evaluasi Anies,” tegasnya.

Ia pun khawatir kalau Anies diam saja, maka akan ada iklim keresahan ditubuh dinas-dinas terhadap keberadaan TGUPP yang membuat kinerja mereka rendah. Sehingga hal ini bermuara pada buruknya anggapan publik terhadap tiga tahun kinerja kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta.

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

4 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

5 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

7 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu