BERITA

Usai Bertemu Bupati Sleman, Menteri KKP Akui Hasil Tesnya Negatif

MONITOR, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono, mengaku sedih ketika mendapat kabar Bupati Sleman Sri Purnomo terkonfirmasi positif Corona.

Padahal sebelumnya, ia mengatakan sempat melakukan kegiatan bersama dengan Bupati Sleman di awal pekan ini.

“Semoga beliau segera pulih kembali. Saya sendiri rutin melakukan PCR Test setiap usai Kunjungan Kerja,” ujar Trenggono, Jumat (22/1/2021).

Ia menyatakan, pada Rabu 20 Januari 2021 kemarin ia juga mengunjungi daerah Buleleng. Namun setelahnya, Trenggono melakukan PCR Test. Hasilnya, ia dinyatakan negatif Covid-19.

“Kamis (21/1) malam, hasil PCR Test terakhir, Alhamdulilah negatif,” ungkapnya.

“Tetap jaga protokol kesehatan dan tingkatkan imunitas para sahabat,” sambung eks Wakil Menteri Pertahanan ini.

Recent Posts

DWP Kemenperin Salurkan 1.030 Paket Tali Kasih Ramadhan 2026

MONITOR, Jakarta - Kegiatan penyaluran Tali Kasih Ramadhan yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP)…

2 jam yang lalu

Bertemu Prabowo, Menag Sebut Nuzulul Qur’an 2026 Digelar di Istana

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini akan…

4 jam yang lalu

Pecah Telur! RI Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Saudi untuk Jemaah Haji

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak…

6 jam yang lalu

Takbiran dan Nyepi Berbarengan, Menag Siapkan Aturan Khusus

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…

10 jam yang lalu

Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

13 jam yang lalu

Krisis Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz, Dorongan Kuat Transisi Energi Nasional

MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…

17 jam yang lalu