PERBANKAN

Gubernur BI beberkan Tiga Kunci memperkuat Penggunaan Produk Lokal

MONITOR, Jakarta – Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa akan terus bersinergi mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di tahun 2021.

Melanjutkan komitmen dukungan BI dalam Gernas BBI 2020, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan ada tiga kunci utama untuk memperkuat Gernas BBI.

Pertama, sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di masing-masing daerah untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Kedua, kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri.

“Ketiga, digitalisasi, baik dalam perluasan pasar (onboarding), pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran,” kata Perry di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Dalam mendukung kesuksesan Gernas BBI di tahun 2021, BI melalui 46 Kantor Perwakilan di daerah akan terus bersinergi mendukung tercapainya 30 juta UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) pada tahun 2023, dengan berperan sebagai Movement Leader melalui berbagai program kreatif yang mengedepankan digitalisasi UMKM.

Peran tersebut dilakukan antara lain dengan memastikan produk UMKM dalam BBI terjaga kualitas dan kuantitasnya melalui program kurasi, menyelenggarakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring, memperluas target merchant pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, dan mengkampanyekan Gernas BBI melalui berbagai kegiatan.

Pada tahun 2020, BI sebagai Movement Manager telah mengkampanyekan Gernas BBI dalam berbagai kegiatan, baik daerah, nasional, maupun internasional. BI melalui 46 Kantor Perwakilan BI di daerah menyelenggarakan berbagai kegiatan virtual seperti webinar, onboarding UMKM, showcase, expo, pendampingan, festival kreatif, fashion show, dan business matching yang diikuti oleh +70.000 UMKM ataupun wirausaha di seluruh Indonesia.

BI juga turut mengkampanyekan produk dari 379 UMKM binaan BI melalui penyelenggaraan pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) secara virtual dalam 3 seri dan berpartisipasi dalam kegiatan internasional, seperti Indonesia Virtual Showcase pada Singapore Fair 2020. Selain itu, BI juga mendorong digitalisasi sistem pembayaran menggunakan QRIS.

Sepanjang tahun 2020 terjadi peningkatan jumlah merchant pengguna QRIS hingga mencapai 5,8 juta merchant dengan 84% diantaranya merupakan usaha berskala mikro dan kecil.

Ke depan, tegas Perry, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

12 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

15 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

16 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

17 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

18 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

20 jam yang lalu