POLITIK

RS Rujukan Covid-19 Penuh, Fadli Zon Desak Kemenkes Transparan

MONITOR, Jakarta – Penuhnya fasilitas penampungan rumah sakit bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 terdengar sampai ke telinga Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengungkapkan dirinya mendapatkan banyak laporan rumah sakit penampung pasien Covid-19 kebanyakan penuh.

“Saya menerima banyak aspirasi permintaan rawat di RS, umumnya mengatakan penuh,” kata Fadli Zon, Rabu (6/1/2021).

Untuk pemenuhan fasilitas kesehatan ini, Fadli Zon meminta agar Kementerian Kesehatan segera mengumumkan rumah sakit mana saja yang masih memiliki kapasitas penampung pasien Covid-19.

“Sebaiknya Kemenkes RI segera umumkan rumah sakit yang masih available untuk pasien Covid-19,” tandas Fadli Zon.

Recent Posts

Waka DPR Cucun Bicara Soal Darurat Kekerasan Seksual Buntut Pelecehan Santriwati

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…

6 jam yang lalu

Operasional Haji Hari ke-16, Kemenhaj Fokus Pada Penguatan Layanan Bimbingan Ibadah

MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…

8 jam yang lalu

JMM: Oknum Kiai Tersangka Pelecehan Seksual di Pati Layak Dikebiri

MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…

10 jam yang lalu

Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Ekspor Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Kuartal I 2026

MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…

11 jam yang lalu

Transformasi Digital Berbuah Hasil, JMTO Raih Penghargaan Public Service Call Center CCSEA 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…

12 jam yang lalu

Kemenperin–Kemenpora Sinergi Pacu Daya Saing Industri Olahraga Nasional

MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…

13 jam yang lalu